MAROS,UJUNGJARI.COM—Belum genap setahun beroperasi, perumahan rumah subsidi di Kompleks Bumi Findaria Mas 5 sudah hampir ludes. Dari 787 unit yang rencana akan dibangun, hingga pertengahan Juli 2026 ini sisa 102 unit belum terjual.
Manager Marketing Bumi Findaria Mas, Zulkhair mengatakan hampir setiap hari calon user dating ke lokasinya melakukan survei. Sebagian besar yang datang itu bahkan langsung jatuh cinta yang dibuktikan dengan membayar tanda jadi.
“Kami mulai bangun November tahun lalu. Alhamdulillah hingga Juli ini sisa 102 unit yang belum terjual. Kami berencana membangun 787 unit rumah subsidi di lokasi ini,” kata Zulkhair kepada media, Jumat (17/7/2027).
Kompleks perumahan Bumi Findaria Mas V berlokasi di Moncongloe, Maros. Kawasan ini sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Kota Makassar, ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan.
Aksesibilitas, struktur konstruks, dan fasilitas umum menjadi pembeda Bumi Findaria Mas dengan perumahan-perumahan subsidi lainnya.
Selain jaraknya yang dekat dari Kota Makassar, jalanan utama di kompleks perumahan ini sangat memadai. Konstruksi jalan beton dan memiliki lebar sembilan meter.
Luas rumah juga sangat memadai. Enam kali 12 meter. Setiap bangunan terdiri atas dua kamar tidur dan satu kamar mandi.
Selain teras dan halaman depan, setiap rumah juga memiliki halaman belakang dengan panjang 1,75 meter.
Kehadiran sungai di bagian belakang areal perumahan juga menambah keindahan dan eksotisme perumahan ini.
Areal sungai yang memanjang dan muaranya sampai Sungai Tello Makassar ini juga menjadi tempat tumpahan air dari kawasan kompleks yang bisa mencegah kemungkinan terjadinya banjir.
Karena fasilitas dan kualitas permukiman yang sangat baik itu, sebagian kalangan menyebut perumahan Bumi Findaria Mas merupakan rumah subsidi yang berasa rumah komersial. Harganya subsidi tetapi kualitasnya tidak jauh bede dengan rumah subsidi.
Kualitas bangunan dan imej rumah subsidi rasa komersial itu juga diungkapkan sejumlah warga yang sudah mendiami rumahnya. Rusdi salah satunya. Warga Bumi Findaria Mas V yang tinggal di Blok G itu mengaku tenang dan nyaman tinggal di perumahan ini.
“Nyaman tinggal di sini pak. Bangunannya luar, jalanannya lebar, dan kualitas konstruksinya juga bagus. Sangat beda dengan tempat tinggal saya sebelumnya di Perumnas Antang,” katanya.
Rusdi yang berprofesi sebagai buruh bangunan itu mengaku perumahan Bumi Findaria Mas V ini dibangun dengan kualitas tinggi. Tidak saja jalanan dan kualitas bangunan rumah, drainase di sepanjang areal perumahan juga dibangun dengan cetakan yang sudah dicor.
“Pokoknya beda sekali dengan perumahan lain, termasuk di kompleks perumahan lama saya,” katanya lagi.
Perasaan serupa diungkapkan Herawati. Hera yang tinggal di Blok D dan lebih lama dibanding Rusdi mengaku sangat enjoy menetap di kawasan permukiman ini.
Menurut dia, selain posisinya yang sangat dekat dengan kota Makassar, harganya yang relatif terjangkau juga menjadi daya tarik permuhan rumah subsidi Bumi Findaria Mas.
“Material bangunannya berkualitas, desainnya juga lebih menarik,” katanya lagi.
Tetap Ada Rumah Komersial
Meski berkonsep rumah bersubsidi, Perumahan Bumi Findaria Mas V ini juga tetap memberi slot bagi warga yang ingin menikmati rumah nonsubsidi.
Di permukiman ini disiapkan 53 unit rumah komersial untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke atas. Jumlahnya memang sangat sedikit dibandingkan jumlah unit rumah subsidi.
Jejeran rumah komersial di kawasan perumahan ini dibangun di bagian depan. Lokasinya persis setelah gerbang masuk.
