Site icon Ujung Jari

28.465 Pekerja Rentan dan Ekosistem Desa di Lutim Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

MAKASSAR,UJUNGJARI.COM–Perhatian dan komitmen pemerintah kabupaten Luwu Timur terhadap perlindungan pekerja rentan sangat besar. Ini ditandai dengan tingginya angka pekerja rentan dan eksosistem desa yang terlindungi Jamsostek atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Total pekerja rentan di Luwu Timur yang menjadi peserta BPJS-TK mencapai 28.465 orang. Rinciannya 19.603 pekerja dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lutim dan hibah sawit serta 8.862 orang di ekosistem desa dan pekerja di lingkup pemerintah daerah.

Capaian kepesertaan BPJS-TK itu disampaikan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam pada tahapan wawancara Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Hotel The Rinra, Makassar, Rabu (22/07/2026).

Paparan tersebut disampaikan langsung di hadapan tim juri sebagai bagian dari proses penilaian Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 untuk kategori Pemerintah Daerah. Kehadiran Bupati Luwu Timur menjadi bagian dari tahapan lanjutan setelah Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ditetapkan sebagai salah satu kandidat yang berhasil mengikuti tahapan wawancara.

“Kami senantiasa berusaha dan berupaya agar setiap tahunnya persentase kepesertaan masyarakat kami dalam program Universal Coverage Jamsostek ini bisa bertambah. Kami yakin, Insya Allah, capaian tersebut akan bertambah karena program ini menjadi salah satu prioritas kami di pemerintah daerah,” ujarnya.

Irwan menegaskan capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kabupaten Luwu Timur serta dukungan fiskal Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memperluas cakupan perlindungan pekerja melalui alokasi APBD serta DBH Sawit Tahun Anggaran 2026.

Bupati juga memaparkan sejumlah inovasi daerah yang mendukung perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Inovasi tersebut meliputi program “ASN Care”, program “Satu Desa Satu Perisai”, penguatan kepatuhan sektor jasa konstruksi, serta inovasi “Peduli Mustahik” yang merupakan hasil kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Tim juri memberikan apresiasi atas berbagai kebijakan dan inovasi yang dipresentasikan. Program-program tersebut dinilai mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan dan kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial.

Exit mobile version