MAKASSAR, UJUNGJARI – Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Sulawesi Selatan mulai menyusun agenda konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten/kota bahkan desa, sekaligus memperkuat program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai fokus utama pengabdian kepada masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua PDK Kosgoro 1957 Sulsel, Haris Yasin Limpo, dalam Rapat Pleno I dan Orientasi PDK Kosgoro 1957 Sulsel yang berlangsung di Hotel Almadera Makassar, Minggu (26/7/2026).
Haris mengatakan, setelah terbentuknya kepengurusan baru, Kosgoro akan segera melakukan konsolidasi organisasi di seluruh daerah dengan berkolaborasi bersama DPD II Partai Golkar di kabupaten dan kota.
“Kami tahun ini akan melakukan konsolidasi sampai tingkat kabupaten/kota. Bahkan nanti akan berkolaborasi dengan DPD II Partai Golkar di masing-masing daerah,” ujarnya.
Selain konsolidasi, Kosgoro juga akan menggelar forum-forum tatap muka di berbagai daerah sebagai bagian dari pendidikan politik kepada masyarakat sekaligus memperkuat pemahaman mengenai peran organisasi dan Partai Golkar.
Dalam jangka panjang, Haris menegaskan Kosgoro akan memusatkan perhatian pada pengembangan ekonomi kerakyatan, khususnya sektor UMKM. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan bentuk pengabdian yang sekaligus akan memperkuat basis sosial dan politik organisasi.
“Fokus kami ke depan adalah ekonomi kerakyatan, terutama UMKM. Kami ingin Kosgoro menjadi organisasi yang memiliki keahlian dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin, mendukung penuh arah kebijakan tersebut. Ia menilai program organisasi tidak perlu muluk-muluk, tetapi harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Negara sedang menghadapi tantangan ekonomi. Karena itu pendekatan melalui ekonomi kerakyatan dan program-program yang dibutuhkan masyarakat menjadi sangat penting,” ujar Ilham.
Ia juga mengungkapkan akan melakukan roadshow ke seluruh kabupaten pada pekan kedua Agustus mendatang dan mengharapkan seluruh organisasi kemasyarakatan karya, termasuk Kosgoro, ikut terlibat dalam memperkuat konsolidasi hingga tingkat desa.
Menurut Ilham, keberadaan struktur organisasi sampai ke akar rumput menjadi kebutuhan mendesak karena masih banyak kepengurusan Partai Golkar di tingkat desa yang perlu diperkuat.
Rapat Pleno I dan Orientasi PDK Kosgoro 1957 Sulsel sendiri digelar sebagai tindak lanjut terbitnya Surat Keputusan Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957 tentang kepengurusan PDK Kosgoro 1957 Sulawesi Selatan.
Agenda tersebut diikuti jajaran pengurus dengan rangkaian orientasi mengenai arah kebijakan organisasi, sejarah Kosgoro, hubungan Kosgoro dengan Partai Golkar dan Hasta Karya, serta penyusunan program kerja organisasi. (*)
