Site icon Ujung Jari

Bangun BUMDes yang Tangguh dan Berdaya Saing, Tim PKM Jurusan Akuntansi PNUP Hadirkan Pelatihan Manajemen Bisnis dan Sistem Informasi Berbasis Digital

SIDRAP,UJUNGJARI.COM – Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) melaksanakan kegiatan bertajuk “Pelatihan Manajemen Bisnis dan Sistem Informasi Berbasis Digital pada BUMDes Mabbulo Sipeppa di Desa Bulo, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang” pada hari Senin, 27 Juli 2026.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes melalui penguatan manajemen usaha, pelaporan keuangan, serta pemanfaatan sistem informasi berbasis digital.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim PKM yang terdiri dari lima orang dosen dan empat mahasiswa sebagai tim pelaksana PKM, serta dihadiri oleh aparatur Desa Bulo, pengurus BUMDes Mabbulo Sipeppa, pelaku UMKM, masyarakat setempat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin, dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidrap.

Acara diawali dengan sambutan Ketua Tim PKM, Dr. Bahri, S.E., M.Si., kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Bulo, Andi Rifai M., S.Hi. Dalam sambutannya, Kepala Desa menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Bulo sebagai lokasi pelaksanaan PKM.

“Kami ucapkan Terima kasih tak terhingga kepada tim Politeknik Negeri Ujung Pandang atas kehadirannya di Desa kami, di Desa Bulo ini, Kecamatan Panca Rijang Kabupaten Sidenreng Rappang karena kami sadar bahwa begitu banyak desa, begitu banyak BUMdes yang ada di Sulawesi Selatan, kami merasa terharu, merasa bangga, toh kenapa bisa berlabuh di Desa Bulo yaitu pasti ada hal yang terjadi sehingga BUMdes Mabbulo Sipeppa ini menjadi pilihan,” katanya.

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Bahri, S.E., M.Si. mengenai penguatan BUMDes dan potensi pengembangan bisnis. Setelah sesi pemaparan, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melakukan analisis SWOT terhadap tujuh unit usaha BUMDes yang telah berjalan.

Ketujuh unit usaha itu adalah unit penggaduhan sapi, konveksi/jahit, penjualan tabung gas, kios tani, ikan kolam terpal, ayam petelur, dan UMKM produk kemasan.

Hasil identifikasi SWOT kemudian dipresentasikan oleh masing-masing perwakilan kelompok, yaitu Bapak Ridwan (Kios Tani), Ibu Uda (Penggaduhan Sapi), Ibu Molyati (Penjualan Tabung Gas), Ibu Syalwati (UMKM Produk Kemasan), Ibu Mariani (Usaha Jahit), Ibu Nurfadillah (Ayam Petelur), dan Bapak Ardiansyah (Ikan Kolam Terpal). Diskusi ini menjadi langkah awal dalam menyusun strategi pengembangan setiap unit usaha BUMDes secara lebih terarah.

Materi berikutnya dibawakan oleh Eka Astra Susilawaty, S.A.B., M.M. mengenai perencanaan dan pengembangan usaha menggunakan Business Model Canvas (BMC). Melalui praktik kelompok, peserta diminta merancang ide usaha baru dengan pendekatan sembilan elemen BMC. Salah satu kelompok mengusulkan usaha es krim berbahan baku buah-buahan, sementara kelompok lainnya mengusulkan untuk mengembangkan konsep toko kosmetik “MBS Beauty and Skin” sebagai alternatif usaha baru yang berpotensi dikembangkan oleh BUMDes.

Selanjutnya, Nurul Hidjrah Hairuddin, S.S., M.Hum. menyampaikan materi mengenai sistem informasi pemasaran dan pemanfaatan teknologi digital. Pada sesi ini peserta dikenalkan dengan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), khususnya ChatGPT, sebagai alat bantu dalam menyusun katalog produk yang menarik secara visual dan informatif. Peserta juga diberikan pendampingan penggunaan WhatsApp Business sebagai media pemasaran digital sekaligus sarana komunikasi dengan pelanggan.

Pada sesi akhir, tim PKM mengadakan pertemuan khusus bersama pengurus BUMDes untuk membahas pengembangan aplikasi komputer akuntansi berbasis spreadsheet. Pendampingan ini dipimpin oleh Irvan Bravely, S.ST., M.Acc. dan Zulkifly, S.ST., M.Si.

Dalam diskusi tersebut, Direktur BUMDes, Ridwan, bersama Bendahara BUMDes, Ibu Uda, memaparkan kondisi pencatatan keuangan yang selama ini diterapkan sekaligus menyerahkan data keuangan sebagai dasar perancangan aplikasi yang akan disesuaikan dengan kebutuhan operasional BUMDes.

Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat oleh Ketua Tim PKM, Dr. Bahri, S.E., M.Si., kepada Kepala Desa Bulo, Andi Rifai M., S.Hi. Menutup rangkaian kegiatan, Kepala Desa kembali menyampaikan harapannya.

“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi semua yang hadir. Apabila program ini berhasil diterapkan, maka dapat dikembangkan pula pada UMKM-UMKM lainnya di Desa Bulo,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta mengisi kuesioner evaluasi sebagai bagian dari pengukuran kepuasan terhadap pelaksanaan PKM. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi, dengan rata-rata mencapai 96%, yang mengindikasikan bahwa materi, metode pelaksanaan, dan pendampingan yang diberikan dinilai bermanfaat serta relevan dengan kebutuhan BUMDes dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Tim PKM Jurusan Akuntansi PNUP berharap BUMDes Mabbulo Sipeppa mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha, memperkuat tata kelola keuangan, serta memanfaatkan teknologi digital dalam mendukung pemasaran dan pengembangan bisnis sehingga mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Desa Bulo secara berkelanjutan.

Exit mobile version