Site icon Ujung Jari

Lebih Efektif, Mahasiswa KKN FP-AGB Unhas Ajak Pelaku UMKM di Bissappu Gunakan Pemasaran Digital

BANTAENG, UJUNGJARI.COM — Era kini adalah era teknologi dimana digitalisasi menjadi hal yang penting dikenal bahkan diterapkan oleh para pelaku usaha tak terkecuali Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM.

Semakin ke depan, digitalisasi akan merajai sistem kerja pelaku ekonomi maupun bisnis. Di perkotaan, pelaku usaha sudah menjalankan metode ini secara massif. Hampir seluruh dunia usaha baik kecil maupun menengah menerapkannya.

Selain canggih, juga tidak ribet. Konsumen dengan pelaku usaha cukup terhubung secara online demikian pula sistem pembayarannya. Pemasarannya pun demikian dilakukan secara digital dengan memanfaatkan platform media sosial dan lainnya.

Pola dan metode digital inilah kemudian disosialisasikan oleh para mahasiswa KKN Fakultas Pertanian jurusan Agribisnis (FP-AGB) di Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.

Berlokasi di Desa Bonto Atu, Kecamatan Bisappu, mahasiswa KKN FP-AGB ini mensosialisasikan pemasaran digital bagi pelaku UMKM.

Program kerja mahasiswa KKN FP-AGB ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran produk kekinian.

Seperti dikatakan Muhammad Farez El Sultani selaku Kordes (koordinator desa) Bonto Atu, Kecamatan Bisappu kepada ujungjari.com pada Rabu (29/7) sore. Dikatakannya, melalui sosialisasi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemasaran digital di era modern saat ini.

“Kami sosialisasikan cara memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk mempromosikan produk serta strategi sederhana dalam membuat konten yang menarik agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai kendala yang dihadapi dalam memasarkan produk mereka, ” kata Farez.

Dikatakannya, program ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM di Desa Bonto Atu agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, meningkatkan daya saing usaha, memperluas jangkauan pemasaran serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bantaeng.

“Semoga para pelaku UMKM bisa lebih paham bagaimana cara mendekati pasar yang lebih efektif. Juga bagaimana mereka memberdayakan SDM mereka serta memanfaatkan platform media sosial untuk memasarkan produk usahanya,” tambah Farez.

Sekarang ini kata dia, banyak pelaku usaha kecil menjadi tenar dan viral karena mampu mendekati konsumen dengan baik dan tepat.

“Kami ajari mereka membuat konten menjajakan produk hanya dengan modal hape android dan mempergunakan berbagai aplikasi pendukung dalam hape maupun media sosial seperti Facebook, Instagram, Tiktok, Youtube maupun Whatsapp, ” jelas Farez. –

Exit mobile version