Site icon Ujung Jari

KCBI dan WALUBI Sulsel Bersatu Bantu Korban Kebakaran Tallo, Salurkan 100 Paket Beras

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran besar di Kecamatan Tallo terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat.

Kali ini, Dewan Pengurus Daerah Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (DPD KCBI) Sulawesi Selatan bersama DPC KCBI Makassar, Cetiya Zhen An Kong Makassar, serta DPD WALUBI Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para penyintas, Jumat (31/7/2026).

Bantuan yang diberikan berupa 100 paket beras, masing-masing seberat 5 kilogram, sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan pokok warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah tersebut.

Aksi sosial ini menjadi wujud nyata solidaritas organisasi Buddhis di Sulawesi Selatan dalam merespons bencana kemanusiaan. Selain meringankan beban penyintas, kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian yang diberikan tanpa memandang latar belakang penerima bantuan.

Ketua DPD KCBI Sulawesi Selatan yang juga Ketua Cetiya Zhen An Kong Makassar, Erdy Wijaya, menegaskan bahwa kegiatan sosial merupakan bagian dari pengabdian organisasi kepada masyarakat sekaligus implementasi nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan sehari-hari.

“Musibah dapat menimpa siapa saja. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab moral kita untuk hadir, saling menguatkan, dan membantu mereka yang sedang mengalami kesulitan. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban sekaligus memberikan semangat untuk bangkit kembali,” ujarnya.

Menurut Erdy, nilai cinta kasih (mettā) tidak cukup hanya dipahami sebagai ajaran, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi sesama, terutama saat masyarakat menghadapi situasi sulit.

Senada dengan itu, Ketua DPC KCBI Makassar, Caroline Couri, mengatakan penyaluran bantuan dapat terlaksana berkat kolaborasi para pengurus, relawan, dan donatur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap korban kebakaran.

“Bantuan yang kami salurkan mungkin tidak sebanding dengan kerugian yang dialami para korban. Namun kami percaya, setiap bentuk kepedulian yang diberikan dengan tulus akan menghadirkan harapan dan menjadi kekuatan bagi mereka untuk bangkit kembali,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD WALUBI Sulawesi Selatan, Henry Sumitomo, mengapresiasi sinergi yang dibangun antara DPD KCBI Sulawesi Selatan, DPC KCBI Makassar, dan Cetiya Zhen An Kong Makassar dalam merespons musibah kemanusiaan tersebut.

Ia menilai kolaborasi lintas organisasi Buddhis merupakan cerminan nilai persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian sosial yang patut terus dipelihara.

“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan mampu menyatukan berbagai elemen untuk bersama-sama membantu masyarakat. Semoga semangat kepedulian ini terus berkembang, menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbagi kepada sesama. DPD WALUBI Sulawesi Selatan juga akan senantiasa memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti ini,” ujar Henry.

Melalui aksi bertajuk “Ulurkan Tangan, Ringankan Beban, Bersama Menebar Kasih dan Harapan,” DPD KCBI Sulawesi Selatan, DPC KCBI Makassar, Cetiya Zhen An Kong Makassar, dan DPD WALUBI Sulawesi Selatan kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dalam bidang sosial, kemanusiaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Mereka berharap bantuan yang disalurkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan mendesak para penyintas, tetapi juga menjadi penyemangat bagi warga terdampak untuk bangkit dan menata kembali kehidupan setelah musibah. Solidaritas dan gotong royong, menurut mereka, merupakan kekuatan utama yang dapat membantu masyarakat melewati setiap cobaan. (rhm)

Exit mobile version