Site icon Ujung Jari

Mahasiswa KKN Unhas Hidupkan Literasi Anak di Pattallassang Lewat Program PICURUNA

TAKALAR,UJUNGJARI.COM — Taman Baca Masyarakat (TBM) Picuruna kini menjadi salah satu ruang belajar alternatif yang menyenangkan bagi siswa sekolah dasar di Kelurahan Pattallassang, Kabupaten Takalar. Kehadiran ruang literasi ini semakin dioptimalkan melalui Program PICURUNA (Program Inspiratif Cerdas untuk Ruang Literasi Anak) yang digagas oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 Posko Kelurahan Pattallassang 2.

Melalui program ini, mahasiswa mengajak siswa mengenal lebih dekat koleksi bacaan sekaligus memanfaatkan TBM sebagai tempat membaca, berdiskusi, dan berkarya di luar lingkungan sekolah.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan sebanyak tiga kali, yakni pada 30 Juli, 1 Agustus, dan 2 Agustus 2026 di TBM Picuruna. Mengsasar siswa SD di sekitar lokasi, kegiatan ini memadukan aktivitas membaca, mengulas buku, permainan interaktif, hingga karya kreatif.

Pada hari pertama (30/7), puluhan siswa diajak mengikuti sesi membaca nyaring dan mengulas buku bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mewarnai sketsa yang telah disiapkan.

Keseruan berlanjut pada sesi kedua (1/8) dan ketiga (2/8), di mana setelah sesi membaca dan mengulas buku, para siswa diajak mengasah kreativitas melalui seni lipat kertas (origami).

Guna membangun rasa percaya diri, mahasiswa memberikan apresiasi berupa makanan ringan (snack) di akhir kegiatan bagi siswa yang berani tampil menceritakan kembali isi buku, menjelaskan karya, atau menyampaikan pendapat.

Antusiasme tinggi dirasakan langsung oleh para orang tua. Ibu Faisal, orang tua siswa kelas V SDN 101 Inpres Pattallassang, mengungkapkan bahwa anaknya sendiri yang meminta diantar ke TBM.

“Faisal dan teman-temannya sangat senang. Mereka bisa belajar dengan cara yang lebih menyenangkan karena membaca diselingi permainan dan kegiatan menarik,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Rosmina Haidar, orang tua siswa lainnya, menyebut anaknya sering bercerita antusias seusai pulang dari TBM. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.

Dukungan juga datang dari pihak sekolah. Kepala Perpustakaan SDN 101 Inpres Pattallassang, Isnaeni, S.Pd.I., menilai TBM Picuruna dapat menutupi keterbatasan koleksi buku di perpustakaan sekolah.

“Antusiasme siswa memanfaatkan perpustakaan sekolah cukup tinggi, tetapi koleksi buku kami masih terbatas. Keberadaan TBM Picuruna yang dekat dengan sekolah sangat membantu siswa untuk mendapatkan bahan bacaan tambahan di luar jam sekolah,” jelas Isnaeni.

Penanggung jawab Program PICURUNA, Siti Salwa Khumairah Akbar, berharap kegiatan ini memberikan dampak jangka panjang bagi anak-anak.

“Kami berharap anak-anak tidak hanya datang saat ada kegiatan KKN, tetapi menjadikan TBM ini sebagai ruang yang rutin mereka kunjungi untuk membaca, belajar, dan berkreasi,” pungkasnya.

Exit mobile version