JAKARTA, UJUNGJARI.COM – Persiapan menuju BRI Super League 2026/2027 semakin intensif. Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu dijadwalkan mulai bergulir pada September 2026.
Sebanyak 18 kontestan kini tengah mematangkan persiapan masing-masing. Selain memburu pemain baru, klub-klub juga mulai menjalankan program latihan dan pemusatan latihan untuk membentuk kekuatan terbaik menghadapi musim baru.
Pergantian personel menjadi hal yang lumrah dalam persiapan kompetisi. Salah satu sektor yang paling mendapat sorotan ialah posisi pelatih kepala.
Meski demikian, tidak semua klub memilih melakukan perubahan di kursi pelatih. Tujuh klub memutuskan mempertahankan juru taktik mereka untuk menghadapi persaingan Super League 2026/2027.
Ketujuh klub tersebut adalah Arema FC, Bali United, PSIM Yogyakarta, Persita Tangerang, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, dan Persijap Jepara.
Keputusan mempertahankan pelatih menunjukkan adanya kepercayaan klub terhadap proyek yang telah dibangun pada musim sebelumnya. Mereka berharap kesinambungan program dapat membantu tim tampil lebih kompetitif.
Portugal Masih Dominan
Sementara itu, komposisi pelatih asing pada Super League 2026/2027 juga menarik untuk dicermati. Portugal masih menjadi negara dengan jumlah pelatih terbanyak di kasta tertinggi Liga Indonesia.
Seperti musim sebelumnya, empat pelatih asal Portugal akan meramaikan kompetisi musim ini.
Mereka adalah Bernardo Tavares (Persebaya Surabaya), Mauro Jeronimo (Borneo FC), Ze Gomes (Madura United), dan Mario Lemos (Persijap Jepara).
Dari empat nama tersebut, Mauro Jeronimo menjadi satu-satunya pelatih yang berstatus debutan di Super League.
Pelatih asal Portugal itu memiliki pengalaman menangani tim usia muda Benfica U-15. Ia juga pernah berkiprah di sepak bola Vietnam bersama sejumlah klub, termasuk Pho Hien FC dan Nam Dinh FC.
Kehadirannya menjadi warna baru bagi persaingan antarpelatih asing di kompetisi Indonesia.
Bhayangkara FC Belum Pastikan Pelatih
Dari 18 peserta Super League 2026/2027, Bhayangkara FC menjadi satu-satunya klub yang belum memastikan sosok head coach untuk musim mendatang.
The Guardians sebelumnya ditangani Paul Munster. Namun, untuk musim baru, kursi pelatih Bhayangkara FC masih menjadi tanda tanya.
Nama pelatih asal Spanyol, Oscar Bruzon, mulai dikaitkan dengan Bhayangkara FC. Jika rumor tersebut terealisasi, Bruzon akan menjadi sosok yang dipercaya menggantikan Munster.
Dengan waktu kompetisi yang semakin dekat, kepastian mengenai pelatih Bhayangkara FC menjadi salah satu hal yang masih dinantikan.
Persaingan Super League 2026/2027 pun diprediksi semakin menarik, bukan hanya dari komposisi pemain, tetapi juga duel strategi para pelatih yang menghuni 18 klub peserta. (*/drw)
