SINJAI, UJUNGJARI.COM – Ratusan anak usia dini di Kabupaten Sinjai menunjukkan kreativitas dan keberanian mereka melalui lomba mewarnai yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Indoor Tenis Andi Arifuddin Matotorang, Rabu (12/8/2026) pagi, tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif.
Suasana kegiatan tampak semarak. Anak-anak dari berbagai satuan PAUD di Kabupaten Sinjai terlihat antusias menuangkan imajinasi mereka melalui goresan warna pada lembar gambar yang telah disiapkan panitia.
Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Sinjai, Muhammad Ridwan, mengatakan lomba mewarnai merupakan salah satu dari berbagai kegiatan olahraga dan seni yang disiapkan keluarga besar Dinas Pendidikan dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan Pokja Bunda PAUD, organisasi mitra PAUD IGTKI dan HIMPAUDI.
“Selain bertujuan untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 RI juga bertujuan sebagai upaya menumbuhkan kreativitas, keberanian dan rasa percaya diri serta motivasi kepada peserta didik untuk mengapresiasikan diri sesuai kemampuannya,” ujar Muhammad Ridwan.
Ia menjelaskan, lomba mewarnai terbagi dalam sejumlah kategori, yakni TK dan RA putra-putri serta Kelompok Bermain, Taman Penitipan Anak (TPA), dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) putra-putri.
Peserta merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan, TK dan RA, serta Kelompok Bermain, TPA dan SPS. Secara keseluruhan, jumlah peserta mencapai kurang lebih 200 anak.
Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba mewarnai tidak semata-mata menjadi ajang untuk menentukan siapa yang terbaik, tetapi memiliki manfaat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.
“Lomba mewarnai ini bukan sekadar lomba memberi warna. Lebih dari itu, ini adalah wadah bagi anak-anak kita untuk mengekspresikan imajinasi, melatih motorik halus, melatih kesabaran, konsentrasi, dan rasa percaya diri,” kata Ratnawati.
Di hadapan peserta dan para pendamping, Bupati juga menekankan pentingnya perhatian bersama terhadap pendidikan anak usia dini. Menurutnya, terdapat dua program prioritas PAUD yang perlu didukung bersama, baik di tingkat daerah maupun nasional. Pertama, Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Pra-Sekolah.
Ratnawati menjelaskan, pemerintah telah mencanangkan wajib belajar 13 tahun yang di dalamnya mencakup satu tahun wajib pra-sekolah sebelum anak memasuki jenjang pendidikan sekolah dasar.
Artinya, setiap anak usia 5-6 tahun diharapkan mendapatkan layanan PAUD sebagai bekal sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang dasar. Kedua, pengembangan PAUD Holistik Integratif (PAUD HI).
Menurut Bupati, pendidikan anak usia dini tidak hanya berkaitan dengan proses belajar mengajar. Anak juga membutuhkan perhatian terhadap aspek gizi, kesehatan, pengasuhan, serta perlindungan secara menyeluruh.
“PAUD HI adalah komitmen kita untuk memastikan anak-anak Sinjai tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia. Untuk itu, layanan PAUD tidak bisa berjalan sendiri. Ia harus bersinergi dengan Posyandu, Puskesmas, Dinas Kesehatan, DP3AP2KB, dan semua stakeholder,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Irwan Suaib beserta jajaran, Ketua Tim Penggerak PKK Rozalina A. Mahyanto, Ketua DWP Unit Dinas Pendidikan.
