Site icon Ujung Jari

Mahasiswa KKN Unhas Paparkan Hasil Program Literasi di Seminar Hasil

TAKALAR,UJUNGJARI.COM–Pelaksanaan program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Gelombang 116 di Kelurahan Pattallassang, Kabupaten Takalar, memasuki tahap akhir melalui Seminar Hasil yang digelar di Aula Kelurahan Pattallassang pada Jumat (14/8/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memaparkan hasil pelaksanaan program kerja sekaligus menyampaikan pengalaman, tantangan, dan pembelajaran yang diperoleh selama menjalankan KKN tematik literasi.

Seminar hasil tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan unsur masyarakat Kelurahan Pattallassang, di antaranya Lurah Pattallassang Sukri, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Takalar Zainal Soedarman, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Pattallassang S. Kadir Kampo, serta perwakilan Polri dari unsur Bhabinkamtibmas Aiptu Rasyid.

Turut hadir jajaran kepala lingkungan, yakni Kepala Lingkungan Jenemattallasa M. Ridwan, Kepala Lingkungan Palemba Ibrahim Gassing, Kepala Lingkungan Pattallassang Akhmad, dan Kepala Lingkungan Pari’risi Akbaruddin. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para kader, staf kelurahan, serta masyarakat sekitar yang antusias mengikuti rangkaian seminar hingga selesai.

Seminar kemudian dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Takalar, Zainal Soedarman.

Selanjutnya, mahasiswa dari tiga posko KKN secara bergantian memaparkan program kerja yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian. Posko Pattallassang 1 diwakili oleh Kerenhapukh, Posko Pattallassang 2 diwakili oleh Muhammad Ikhsan, sedangkan Posko Pattallassang 3 diwakili oleh Ahmad Fiqri Nawwaf. Masing-masing perwakilan menyampaikan rangkaian kegiatan, capaian, serta pengalaman selama berinteraksi dengan sekolah dan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Muhammad Ikhsan selaku Koordinator Posko Pattallassang 2 menjelaskan bahwa poskonya telah melaksanakan enam program kerja utama serta satu kegiatan kolaborasi Apresiasi Literasi.

Program tersebut meliputi kegiatan Membaca Nyaring, Mengulas Buku Bacaan, dan Membuat Proyek Berbasis Buku Bacaan di SDN 101 Inpres Pattallassang; Menulis Cerita Berbasis Buku Bacaan di SMP Islam Terpadu Nurul Asafa; serta Pengelolaan Taman Baca dan Kunjungan Taman Baca di TBM Picuruna.

Menurut Muhammad Ikhsan, seluruh program dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan dari pihak sekolah dan pengelola TBM.

“Selama pelaksanaan kegiatan, kami diterima dengan baik oleh pihak sekolah maupun TBM Picuruna. Anak-anak juga sangat antusias mengikuti kegiatan, guru-guru terbuka terhadap program yang kami bawa, dan pengelola TBM banyak membantu sekaligus berdiskusi dengan kami mengenai keberlanjutan TBM,” ujarnya.

Di balik pelaksanaan berbagai program tersebut, mahasiswa juga menghadapi tantangan dalam mengatur waktu. Banyaknya program yang harus diselesaikan dalam waktu KKN yang terbatas membuat mahasiswa perlu menyusun perencanaan sejak awal. Untuk mengatasinya, Posko Pattallassang 2 membuat timeline pelaksanaan dan menetapkan tenggat setiap program agar seluruh kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.

Muhammad Ikhsan mengatakan bahwa keberagaman karakter siswa menjadi salah satu pengalaman yang menarik selama pelaksanaan program. “Menghadapi siswa dengan berbagai karakter menjadi pengalaman tersendiri bagi kami. Kami belajar bagaimana menyesuaikan cara mengajar dengan karakter siswa, dan justru dari proses tersebut kami semakin antusias dalam menyiapkan hingga melaksanakan kegiatan di sekolah,” ujarnya.

Seminar hasil kemudian mendapat tanggapan dari pengelola TBM Picuruna yang mengapresiasi berbagai program yang telah dilaksanakan mahasiswa KKN. Ia menilai kegiatan yang dilakukan mahasiswa memberikan manfaat bagi aktivitas literasi di TBM. Ia juga menyarankan kepada para pemangku kepentingan agar menghadirkan program Gemar Membaca yang dapat memperkenalkan titik-titik TBM kepada masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatannya sebagai ruang literasi.

Exit mobile version