Site icon Ujung Jari

Munarfi Dikabarkan Gabung Demokrat, Berpeluang Nahkodai DPC Makassar

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM  – Wali Kota Makassar, Munarfi Arifuddin, dikabarkan bakal bergabung dengan Partai Demokrat. Kabar tersebut mencuat setelah sebelumnya Munarfi memilih mundur dari Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan.

Informasi mengenai rencana bergabungnya Munarfi dengan partai berlambang Mercy tersebut dibenarkan salah seorang petinggi DPC Partai Demokrat di Sulawesi Selatan.

“Informasi ini A1. Dalam waktu dekat beliau akan menyampaikan secara resmi setelah menerima SK dari DPP Partai Demokrat,” ujar sumber tersebut kepada Ujungjari.com, Jumat (14/8/2026).

Menurut sumber itu, pengalaman politik serta posisi Munarfi sebagai Wali Kota Makassar membuat peluangnya untuk menakhodai DPC Demokrat Kota Makassar cukup terbuka.

Saat ini, posisi Ketua DPC Demokrat Makassar disebut kosong setelah Aliyah, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Makassar, mengundurkan diri sebagai kader Partai Demokrat.

“Beliau memiliki bargaining politik yang kuat. Dengan pengalaman yang panjang, sangat memungkinkan untuk memimpin DPC,” tambahnya.

Nama Munarfi mulai menjadi perhatian di internal Demokrat setelah terjadi kekosongan kepemimpinan di tingkat DPC Makassar.

Mundurnya Aliyah membuat partai tersebut membutuhkan figur baru yang dinilai mampu melakukan konsolidasi sekaligus memperkuat mesin politik di tingkat kota.

Spekulasi mengenai arah politik Munarfi semakin menguat setelah dirinya memilih mundur dari Musda Golkar Sulsel.

Keputusan tersebut memunculkan berbagai tafsir mengenai langkah politik berikutnya.
Jika benar bergabung dengan Demokrat, kehadiran Munarfi diperkirakan akan memberikan energi baru bagi partai tersebut di Kota Makassar.

Selain memiliki posisi strategis sebagai kepala daerah, Munarfi juga dinilai memiliki modal politik yang cukup untuk memperkuat konsolidasi Demokrat menghadapi dinamika politik lokal ke depan.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Munarfi maupun DPP Partai Demokrat terkait kabar tersebut.

Pengamat: Jika Bergabung, Munarfi Bisa Jadi Magnet Politik Demokrat

Pengamat politik Sulawesi Selatan, Andi Jasruddin, menilai jika kabar bergabungnya Munarfi ke Partai Demokrat benar-benar terealisasi, langkah tersebut akan membawa dampak politik yang cukup signifikan, khususnya bagi konstelasi politik di Kota Makassar.

Menurut Jasruddin, posisi Munarfi sebagai Wali Kota Makassar menjadi modal politik penting yang dapat memperkuat Demokrat dalam melakukan konsolidasi di tingkat daerah.

“Kalau benar Munarfi bergabung ke Demokrat, tentu ini bukan sekadar perpindahan kader biasa. Ada kalkulasi politik yang cukup besar di baliknya. Munarfi memiliki posisi sebagai kepala daerah dan tentu memiliki pengaruh politik di Makassar,” ujar Jasruddin.

Ia menilai, peluang Munarfi untuk dipercaya memimpin DPC Demokrat Makassar cukup terbuka apabila memang mendapatkan dukungan dari struktur partai hingga DPP.

“Dari sisi figur, Munarfi punya daya tawar. Tetapi keputusan siapa yang akan memimpin DPC tetap menjadi kewenangan partai. Yang paling penting adalah bagaimana Demokrat melihat kebutuhan konsolidasi organisasi di Makassar,” katanya.

Jasruddin juga melihat bergabungnya Munarfi dapat menjadi momentum bagi Demokrat untuk membangun kembali kekuatan politiknya di Kota Makassar.

“Demokrat membutuhkan figur yang bisa menjadi magnet sekaligus mampu mengonsolidasikan struktur. Kalau Munarfi masuk, lalu diberi ruang untuk memimpin, tentu akan ada perubahan peta politik di internal maupun eksternal partai,” jelasnya.

Namun, Jasruddin mengingatkan bahwa kepindahan seorang figur ke partai politik harus diikuti dengan konsistensi politik dan kemampuan membangun komunikasi dengan seluruh elemen partai.

“Jangan hanya melihat efek elektoral jangka pendek. Yang lebih penting adalah kemampuan membangun mesin partai dan menjaga soliditas kader. Itu yang nantinya akan menentukan apakah langkah ini benar-benar menguntungkan Demokrat,” pungkasnya.  (Daus)

Exit mobile version