Site icon Ujung Jari

Firman Udding: Selain Serap Aspirasi, Reses Perseorangan Juga Jadi Wadah Silaturahmi

MALILI,UJUNGJARI.COM–Bagi anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Firman Udding, reses perseorangan bukan sekadar menjalankan fungsi kedewanan dalam menyerap dan menjemput aspirasi warga. Bagi dia, reses juga menjadi wadah silaturahmi dan membangun komunikasi sesama warga.

Penegasan itu disampaikan legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu saat menyapa masyarakat melalui kegiatan reses di Desa Tarabbi, Kecamatan Malili, Jumat (14/8/20260.

Menurut Pirman, reses seharusnya tidak dimaknai sebatas agenda pertemuan formal antara anggota legislatif dan konstituen. Lebih dari itu, reses menjadi ruang untuk membangun hubungan yang terus terjaga, termasuk setelah kegiatan berlangsung.

“Kita ingin membangun pola hubungan yang tidak hanya berlangsung ketika reses, tetapi terus terjaga setelah kegiatan ini selesai. Komunikasi harus tetap terbuka, karena wakil rakyat harus selalu dekat dengan masyarakat yang diwakilinya,” katanya.

Pirman menambahkan, seorang anggota legislatif perlu turun langsung ke lapangan untuk berdialog, mendengar keluhan warga, sekaligus melihat kondisi yang sebenarnya.

“Persoalan yang dihadapi masyarakat tidak selalu dapat kita pahami hanya melalui laporan atau dokumen. Kita perlu datang, berdialog, mendengar langsung, dan melihat kondisi yang sebenarnya,” lanjutnya.

Dalam reses tersebut, sejumlah aspirasi masyarakat turut disampaikan, termasuk kebutuhan pembangunan infrastruktur. Namun, selain persoalan infrastruktur, warga juga memberikan perhatian terhadap peningkatan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja melalui program pelatihan ketenagakerjaan.

Pirman menilai aspirasi tersebut sangat relevan dengan kondisi dunia kerja saat ini yang semakin kompetitif. Menurutnya, masyarakat, khususnya tenaga kerja lokal, perlu dibekali keterampilan yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja.

Exit mobile version