MAKASSAR, UJUNGJARI.COM— Musyawarah Daerah (Musda) IX Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan berlangsung semarak dan khidmat. Agenda lima tahunan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Sabtu (22/8/2026).
Musda IX MUI Sulsel semakin istimewa dengan kehadiran khusus Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P.
Kehadiran Mentan Amran mendapat sambutan hangat dari jajaran pengurus MUI, peserta Musda serta para ulama dan tokoh yang menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan bantuan khusus untuk mendukung pelaksanaan Musda IX MUI Sulawesi Selatan.
Bantuan tersebut diterima langsung Ketua Umum MUI Provinsi Sulawesi Selatan Prof. Dr. KH. Najamuddin Abduh Safa, Lc., M.A., didampingi Ketua Panitia Musda IX MUI Sulsel H. Ubaidillah dan Bendahara Panitia Hj. Nur Jannah Abna.
Dukungan tersebut menjadi bentuk perhatian Mentan Amran terhadap kegiatan keumatan, khususnya peran MUI sebagai wadah berhimpunnya para ulama dalam menjaga kehidupan keagamaan dan memperkuat persatuan umat.
Tak hanya memberikan bantuan kepada panitia, ada pemandangan menarik ketika Mentan Amran melihat sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjajakan produknya di sekitar lokasi pelaksanaan Musda.
Mentan Amran kemudian memborong produk UMKM yang dijual di arena Musda IX MUI Sulsel. Aksi spontan tersebut menarik perhatian peserta dan tamu undangan. Langkah itu sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha kecil agar terus tumbuh dan berkembang.
Musda IX MUI Sulsel turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Pangdam XIV/Hasanuddin, Kapolda Sulawesi Selatan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, jajaran pimpinan BUMN/BUMD, para rektor perguruan tinggi, pimpinan pondok pesantren, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, akademisi serta insan media.
Dari MUI Pusat hadir Sekretaris Jenderal MUI Pusat Dr. KH. Amirsyah Tambunan, M.A. beserta jajaran serta Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat KH. Miftahul Huda.
Dalam sambutannya, Sekjen MUI Pusat Dr. KH. Amirsyah Tambunan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda IX MUI Sulsel.
Suasana sempat berlangsung penuh keakraban ketika Amirsyah menyampaikan kelakar mengenai latar belakang keluarganya yang bersentuhan dengan dua organisasi Islam besar, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Candaan tersebut disambut hangat peserta dan menggambarkan semangat persatuan umat dalam wadah MUI.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Sulsel Prof. Dr. KH. Najamuddin Abduh Safa menegaskan komitmen MUI Sulsel untuk terus menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah (shadiqul hukumah) sekaligus pelayan umat (khadimul ummah).
Kinerja organisasi tersebut turut mengantarkan MUI Sulsel masuk dalam jajaran lima besar MUI provinsi terbaik di Indonesia.
Ketua Panitia Musda IX MUI Sulsel menjelaskan bahwa Musda kali ini juga dirangkaikan dengan sejumlah agenda strategis, termasuk Seminar Anti-Narkoba, sebagai bentuk kepedulian ulama terhadap upaya menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Pembukaan Musda semakin khidmat dengan doa yang dipimpin ulama senior Sulawesi Selatan Prof. Dr. KH. Farid Wajdi, M.A.
Musda IX MUI Sulawesi Selatan diharapkan tidak hanya menghasilkan kepengurusan yang solid untuk periode berikutnya, tetapi juga melahirkan berbagai rekomendasi strategis bagi kemaslahatan umat serta mendukung pembangunan Sulawesi Selatan.
Kehadiran Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga memperlihatkan kuatnya sinergi antara ulama dan umara, sekaligus dukungan pemerintah terhadap penguatan peran MUI di tengah masyarakat.
