Site icon Ujung Jari

Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur’an di Masjid Istiqlal

JAKARTA, UJUNGJARI.COM – Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menghadiri Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur’an atau guru ngaji yang dirangkaikan dengan Tabligh Akbar Nasional dan pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda utama pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah yang mengusung tema “Memantapkan Persatuan dan Kolaborasi Menuju Indonesia Berkah.”

Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur’an menjadi bagian dari komitmen Wahdah Islamiyah dalam memperkuat gerakan dakwah dan pendidikan Al-Qur’an secara nasional.

Kehadiran ribuan guru ngaji tersebut diharapkan semakin memperkuat peran pendidikan Al-Qur’an dalam membentuk masyarakat yang berkarakter, berakhlak, serta memiliki nilai-nilai keislaman yang kuat.

Rangkaian acara diawali dengan Tabligh Akbar Nasional, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia Muktamar V Wahdah Islamiyah H. Tamsil Linrung.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Wahdah Islamiyah, Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A., turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.

Acara juga dihadiri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon yang menyampaikan sambutannya di hadapan para peserta.

Sementara prosesi pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur’an dilakukan oleh Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Dalam kesempatan yang sama, Nasaruddin Umar juga secara resmi membuka rangkaian Muktamar V Wahdah Islamiyah.

Aliyah Mustika Ilham yang hadir dalam kegiatan tersebut turut memberikan dukungan nyata terhadap gerakan pendidikan Al-Qur’an.

Ia menyumbangkan sejumlah mushaf Al-Qur’an untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan dakwah Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Bagi Aliyah, penguatan pendidikan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membangun generasi yang tidak hanya mampu membaca dan memahami kitab suci, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, peran guru ngaji sangat strategis dalam menanamkan pendidikan karakter dan akhlak sejak dini. Karena itu, pengukuhan ribuan Guru Al-Qur’an diharapkan dapat semakin memperkuat gerakan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.

Kehadiran Wakil Wali Kota Makassar dalam agenda nasional tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap penguatan pendidikan Al-Qur’an dan pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.  (Rls)

Exit mobile version