JAKARTA, UJUNGJARI.COM – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyalurkan bantuan beras bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan nilai mencapai sekitar Rp139 miliar.
Bantuan pangan tersebut berupa 9,98 ribu ton beras yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa penanganan dan pemulihan pascabencana.
Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan bantuan beras itu disalurkan kepada masyarakat di tujuh kabupaten yang terdampak gempa.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan bagi warga yang tengah menghadapi dampak bencana.
“Bantuan beras sebanyak 9,98 ribu ton tersebut disalurkan bagi tujuh kabupaten terdampak untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat selama masa penanganan bencana,” kata Andi Amran Sulaiman.
Menurutnya, pemerintah terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pangan, tetap terpenuhi di tengah situasi darurat akibat gempa bumi.
Bantuan beras senilai sekitar Rp139 miliar itu diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak, terutama warga yang harus mengungsi dan mengalami gangguan terhadap aktivitas serta mata pencaharian akibat bencana.
Pemerintah juga terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam penanganan gempa di NTT, termasuk mempercepat distribusi logistik dan bantuan kebutuhan pokok ke wilayah-wilayah terdampak. (**)
