MAKASSAR,UJUNGJARI.COM–Masjid Panaikang Kota Makassar resmi menjadi binaan Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam program Masjid BSI Empowerment. Peluncuran program ini berlangsung di halaman Masjid Baiturahman, Panaikan, Makassar, Sabtu (29/8/2026).
Peluncuran program ini ditandai dengan pemukulan gendang secara serempak oleh petinggi BSI, Camat Panakkukang, Syahril, Lurah Karampuang, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Baiturrahman, Abdul Rahim Rauf, dan sejumlah tokoh lainnya.
Manager Islamic Ecosystem BSI Region X Makassar, Aldi Ichsan Pratama dalam sambutannya mengatakan
Masjid BSI Empowerment merupakan program pemberdayaan masyarakat dan ekonomi berbasis masjid yang diinisiasi oleh BSI Maslahat bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) untuk mendorong kemandirian umat.
“Melalui program ini, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga dihidupkan kembali sebagai pusat peradaban dan penggerak ekonomi masyarakat di sekitar masjid,” katanya.
Camat Panakkukang, Syahril juga memuji pengurus Masjid Baiturrahman yang melakukan inovasi dalam memberdayakan masyaraka di sekitar masjid. Ia berharap program ini berlangsung secara berkesinambungan dan memberi manfaat bagi jemaah dan masyarakat yang berdomisili di sekitar masjid.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Baiturrahman, Rahim Rauf mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada BSI yang telah memilih masjid ini sebagai binaan program Masjid BSI Empowerment.
Mantan birokrat di Parepare itu mengatakan Masjid Baiturrahman merupakan masjid pertama di Sulawesi Selatan yang mendapat program dan dibina langsung BSI.
“Kalau di Indonesia, Masjid Baiturrahman merupakan masjid keempat. Tiga masjid lainnya ada di Jawa dan Sumatera,” katanya.
Melalui program ini, BSI memberikan modal kepada pengurus masjid dalam memberdayakan pengelola Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di pelataran atau halaman masjid. Di Baiturrahman, BSI menyalurkan bantuan sebesar Rp600 juta untuk 30-an UMKM yang ada.
“Kami berikan modal usaha agar pengelola atau pengusaha UMKM ini bisa berkembang dan mandiri. Selain modal, kami juga memberikan pelatihan-pelatihan termasuk di bidang pemasaran,” kata Aldi Ichsan.
Peluncuran program ini juga dilanjutkan dengan mengunjungi seluruh tenant UMKM yang dibina Masjid Baiturrahman. Menurut Andi Syahrir Badaruddin, pengawas UMKM Masjid Baiturahman ada puluhan pengusaha UMKM yang berkegiatan di masjid ini.
“Ada warung kopi, bakso, kue tradisional, dan beberapa jenis usaha kecil lainnya. Alhamdulillah aktivitas usaha mereka berkembang setelah mendapat binaan dan bantuan dari Bank BSI,” katanya.
