Site icon Ujung Jari

Bapenda Minta Seluruh Puskesmas di Wilayah Luwu Timur Terapkan Pembayaran QRIS

MALILI,UJUNGJARI.COM — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mempercepat Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Salah satu langkah nyatanya adalah menggeber penggunaan pembayaran non-tunai berbasis QRIS di seluruh Puskesmas se-Kabupaten Luwu Timur.

Langkah ini dimantapkan lewat kegiatan Capacity Building dan Evaluasi Implementasi Pembayaran Non-Tunai di Aula Bapenda Lutim, Rabu (2/9/2026).

Kepala Bapenda Lutim, Muhammad Yusri, menegaskan bahwa penguatan kapasitas para petugas pengelola penerimaan di Puskesmas sangat krusial demi mendukung tertib administrasi, akuntabilitas, dan percepatan transaksi digital di sektor publik.

Melalui kegiatan capacity building ini, Bapenda Luwu Timur mendorong seluruh Puskesmas untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan penerimaan, memperkuat rekonsiliasi data, serta mengoptimalkan penggunaan pembayaran non-tunai.

Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat transparansi, akuntabilitas, efektivitas dan efisiensi pengelolaan penerimaan daerah, sekaligus mendukung percepatan implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah di Kabupaten Luwu Timur.

Sementara itu, Kabid Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah Bapenda Lutim, Chaeruddin Arfah M., menjelaskan pentingnya rekonsiliasi data penerimaan layanan serta Dana JKN agar pencatatan berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain mencocokkan data, penerapan QRIS di fasilitas kesehatan masyarakat diharapkan mampu mempermudah warga dalam bertransaksi, sekaligus menjamin keamanan serta akurasi pencatatan keuangan daerah secara real-time.

Exit mobile version