GOWA, UJUNGJARI.COM — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Tirta Jeneberang kini terus mensiagakan armada mobil tangki. Hal itu dilakukan agar jika sewaktu-waktu ada permintaan layanan air bersih dari wilayah krisis air pasca pemadaman listrik bergilir, Perumda bisa bergerak cepat ke lokasi.
Diakui Perumda AM Tirta Jeneberang bahwa saat ini memang pemadaman listrik bergilir sangat berdampak pada produksi air bersih Perumda. Pasalnya, produksi air juga tergantung dari operasional listrik.
Hal ini disampaikan Plt Dirut Perumda AM Tirta Jeneberang Gowa Irianto Razak kepada ujungjari.com pada Rabu (9/9) kemarin.
Dikatakan Irianto, pasca pemadaman listrik bergilir pihaknya mulai melakukan normalisasi tekanan.
“Memang masih ada keluhan krisis air khususnya di wilayah Pattallassang yakni di kawasan perumahan Bumi Hartacu, Perum Mamminasata dan Gowa Solusi. Karena itu kami tetap mensiagakan armada mobil tangki untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat pelanggan yang butuh, ” kata Irianto.
Disebutkannya, saat ini pihaknya memiliki mobil tangki empat unit. Satu unit diantaranya distandby-kan di IKK Pattallassang, satu unit lagi di IKK ParangloE dan dua unit di kantor pusat di Sungguminasa.
Diapun yakin saat ini kondisi real di lapangan, kebutuhan air masih tetap normal. Hal itu diyakininya karena sampai saat ini air baku yang diambil Perumda melalui waduk Bilibili masih cukup.
“Iya kondisi air baku via Bilibili masih aman terkendali, masih di atas ambang normal namun bila ada sesuatu yang urgen maka armada tangki siap melakukan pengantaran, ” kata Irianto. –
