SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Pendakwah kondang asal Sulawesi Selatan, Ustaz Dr. H. Das’ad Latif, menyempatkan diri ngopi santai di Warkop Camidu, Watansoppeng, sebelum menyampaikan tausiyah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mapolres Soppeng, Kamis (11/9/2026).
Kehadiran Ustaz Das’ad di Warkop Camidu, Jalan Kesatria, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, tepat di depan Lapangan Gasis Watansoppeng, sekaligus menjadi momen baginya menepati janji yang pernah disampaikan melalui video TikTok beberapa waktu lalu.
Dalam video tersebut, Ustaz Das’ad berjanji akan mampir ke Warkop Camidu jika suatu saat berkunjung ke Soppeng.
Janji itu akhirnya terealisasi. Dengan suasana sederhana dan akrab, Ustaz Das’ad terlihat didampingi Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana dan Kasat Lantas Polres Soppeng AKP Asdar.
Ketiganya membaur bersama para pengunjung warkop. Sambil menyeruput kopi, mereka terlibat dalam perbincangan santai dengan suasana penuh keakraban.
Gaya bersahaja Ustaz Das’ad yang dikenal dengan dakwah yang lugas, luwes dan kerap diselingi humor membuat suasana Warkop Camidu semakin hangat. Warga yang hadir pun tampak antusias melihat langsung sosok pendakwah tersebut.
Momen menarik terjadi menjelang rombongan bertolak ke Mapolres Soppeng. Dengan gaya khasnya, Ustaz Das’ad melontarkan pertanyaan bernada candaan kepada Kapolres Soppeng.
“Apakah nanti tausiyah di Polres gas poll atau gas-gas saja?” tanya Ustaz Das’ad.
Kapolres Soppeng pun menjawab spontan.
“Gas poll, Ustaz,” jawabnya.
Jawaban tersebut sontak disambut tawa para pengunjung warkop.
Kehadiran Ustaz Das’ad Latif di Warkop Camidu menambah semarak suasana tempat nongkrong yang berada di jantung Kota Watansoppeng tersebut.
Momen ngopi itu menjadi jeda santai sebelum dirinya menjalankan agenda dakwah di Mapolres Soppeng.
Ustaz Das’ad dijadwalkan menyampaikan tausiyah sekaligus hikmah Maulid dalam acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang digelar di Mapolres Soppeng.
Momen tersebut sekaligus memperlihatkan sisi lain Ustaz Das’ad Latif yang tetap dekat dengan masyarakat. Di tengah kesibukannya berdakwah, ia menyempatkan diri berbaur dengan warga di ruang publik.
Warkop Camidu sendiri belakangan kerap menjadi tempat pertemuan santai berbagai kalangan, mulai pejabat, politisi hingga tokoh agama. Kehadirannya menjadi salah satu ruang interaksi terbuka masyarakat di pusat Kota Watansoppeng. (Daus)
