Site icon Ujung Jari

PDAM Makassar Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih Atasi Kekeringan Akibat Kemarau

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar telah menyalurkan sebanyak 4,56 juta liter air bersih secara gratis kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang dan kekeringan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Penyaluran air bersih dilakukan menggunakan armada mobil tangki hingga kendaraan pikap ber-tandon untuk menjangkau kawasan permukiman padat dan lorong-lorong sempit yang sulit diakses kendaraan besar.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum Makkuradde, menyatakan bahwa hingga akhir September 2026, distribusi air bersih telah menjangkau sedikitnya sembilan kecamatan terdampak, di antaranya Kecamatan Ujung Tanah, Tallo, Bontoala, Wajo, Tamalanrea, Biringkanaya, serta sebagian wilayah Panakkukang, Manggala, dan Kecamatan Makassar.

“Penyaluran ini kami berikan secara gratis, baik bagi pelanggan maupun warga yang belum menjadi pelanggan PDAM yang terdampak krisis air bersih,” ujar Andi Syahrum di Makassar.

Ia menambahkan, sebanyak 1.110 Surat Perintah Kerja (SPK) pendistribusian air telah diterbitkan untuk menanggulangi dampak kekeringan yang diperparah oleh lonjakan suhu udara panas di wilayah Sulawesi Selatan yang sempat mencapai 34 hingga 36 derajat Celsius.

Guna menjaga akuntabilitas operasional, PDAM Makassar mewajibkan warga non-pelanggan untuk mengajukan surat permohonan resmi sebelum bantuan dialirkan ke wilayah permukiman mereka.

“Bagi warga yang bukan pelanggan, harus ada surat permohonan masuk agar penyaluran air bernilai komersial ini dapat tercatat dan dipertanggungjawabkan saat proses pemeriksaan,” tegas Andi Syahrum.

Aksi penanganan krisis air ini dilaksanakan melalui kerja sama lintas instansi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, serta dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam mengonsumsi air bersih dengan memprioritaskan kebutuhan pokok rumah tangga selama periode kemarau berlangsung.

Exit mobile version