Site icon Ujung Jari

Polres Takalar Didesak Tangkap Pelaku Pengrusakan Rumah dan Mobil di Laikang

TAKALAR, UJUNGJARI — Polres Takalar didesak segera mengusut tuntas kasus pengrusakan rumah serta mobil milik Sarifah Nuryanti Dg Soppeng (41), warga Dusun Boddia, Desa Laikang, Kecamatan Laikang.

Rumah yang sekaligus menjadi tempat usaha korban dirusak sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 10 orang pada Minggu (13/9/2026) dini hari sekitar pukul 01.40 WITA. Peristiwa tersebut membuat korban dan keluarganya mengalami trauma serta ketakutan.

Sarifah mengungkapkan, aksi tersebut diawali kedatangan seorang pria berinisial ALMS ke depan kios sambil menodongkan senjata yang disebutnya jenis soft gun dan melontarkan ancaman.

“Pelaku datang ke depan kios menodongkan senjata jenis soft gun, lalu berteriak, ‘Keluar ko, kupecahkan nanti kepalamu.’ Suami saya mau keluar, tapi saya larang. Saya pun menangis, lalu yang bersangkutan pergi,” ungkap Sarifah.

Tak lama berselang, sekelompok orang kemudian diduga melakukan pengrusakan dengan melempari rumah korban menggunakan batu.

Akibat kejadian itu, hampir seluruh kaca mobil Toyota Agya milik korban pecah. Kaca jendela rumah, dinding papan lapis, etalase rokok, etalase besar, lemari, kulkas, meja kaca hingga pintu kios turut mengalami kerusakan. Sejumlah barang di dalam kios juga disebut berhamburan. Korban memperkirakan total kerugian mencapai sekitar Rp100 juta.

Teranyar, Sarifah berharap polisi segera mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Ia mengaku selain mengalami kerugian material, dirinya dan keluarga masih dihantui rasa takut lantaran belum mengetahui perkembangan penanganan perkara tersebut.

“Kami berharap polisi segera menangkap semua pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku. Kami juga berharap kerugian kami dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Kapolres Takalar AKBP Ginanjar Fitriadi yang dikonfirmasi, Kamis (24/9/2026), mengatakan penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap kasus tersebut.

“Lebih lanjut, ke Kasat Reskrim,” ujar AKBP Ginanjar Fitriadi.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Takalar Iptu Hariyanto yang dikonfirmasi melalui WhatsApp terkait perkembangan penyelidikan belum memberikan tanggapan. Pesan yang dikirim telah tersampaikan, namun belum mendapat jawaban.

Sebelumnya, Sarifah menyebut dapat mengenali sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Ia menyebut beberapa inisial, diantaranya SDM, SMS ALMS dan RJ. (*)

 

Exit mobile version