MAKASSAR,UJUNGJARI.COM — Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XV Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Sulawesi Selatan, dinamika internal organisasi bergerak positif. Pengembang se-Sulsel mengedepankan semangat persatuan, soliditas, dan kolaborasi strategis.
Bakal calon ketua, H. Badris Salam, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Musda XV sebagai titik balik konsolidasi besar-besaran bagi seluruh pelaku industri properti di Sulawesi Selatan, bukan sekadar ajang kontestasi politik organisasi.
Mengusung visi “Mewujudkan REI Sulawesi Selatan yang Solid, Inklusif, Bernurani, dan Sejahtera”, Badris Salam terus membangun komunikasi intensif dan silaturahmi terbuka dengan seluruh pemilik suara, tokoh senior, hingga berbagai elemen di internal REI Sulsel.
Juru Bicara Badris Salam, Sahar Ridwan, menyampaikan bahwa terkumpulnya ratusan berkas dukungan dan surat kuasa terverifikasi menjadi bukti kuatnya keselarasan pandangan antar-pengembang dalam menghadapi tantangan industri ke depan.
“Musda XV adalah rumah bersama. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh rekan pengembang di Makassar maupun daerah atas kepercayaan ini. Semangat yang kita bangun adalah kebersamaan; tidak ada lagi kubu-kubuan pasca-Musda. Kita semua bersatu membesarkan REI,” ujar Sahar Ridwan di Makassar, Jumat (2/10).
Ia juga mengajak seluruh insan pers, simpatisan, dan anggota REI Sulsel untuk menjaga suasana kondusif dan konstruktif hingga Sidang Pleno Musda XV selesai dilaksanakan pada 7 Oktober mendatang di Hotel Claro Makassar.
“Pak Badris Salam mengajak semua pihak menjadikan Musda XV DPD REI Sulsel sebagai teladan demokrasi organisasi yang matang, bermartabat, serta memberi dampak nyata bagi kebangkitan ekonomi daerah,” tutup Sahar.
Musda REI Sulsel akan digelar di Hotel Grand Claro Makassar, Rabu, 7 Oktober mendatang. Badris Salam menjadi calon tunggal ketua setelah Rezza Said menyatakan mengundurkan diri.
