MALILI,UJUNGJARI.COM–Keharmonisan dan toleransi antarumat beragama menjadi fondasi utama dalam mengawal roda pembangunan di Kabupaten Luwu Timur. Semangat inilah yang mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Aula Sasana Praja, Kamis (1/10/2026).
Dalam forum bertajuk “Jaga Luwu Timur Berkemajuan dan Sejahtera” tersebut, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menekankan besarnya tanggung jawab para tokoh masyarakat dan pimpinan agama dalam merawat kondusivitas wilayah. Menurutnya, status sebagai tokoh masyarakat merupakan bentuk amanah dan kepercayaan langsung dari warga yang harus dijaga dengan baik.
“Pembangunan tidak bisa berdiri sendiri. Sehebat apa pun program pemerintah, tanpa kebersamaan dan fondasi kerukunan yang kokoh, hasilnya tidak akan optimal,” tutur Bupati Irwan di hadapan peserta FGD.
Ketua FKUB Luwu Timur, H. Ardias Barah, menyambut hangat komitmen pemerintah daerah. Ia menilai Pemkab Luwu Timur terus konsisten merangkul seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Luwu Timur yang maju dan sejahtera.
Upaya kolektif ini pun membuah hasil nyata. Ardias membeberkan bahwa Indeks Kerukunan Umat Beragama di Luwu Timur berada pada angka memuaskan, yakni mencapai 84,99 persen berdasarkan data pengukuran tahun 2025. Capaian ini menjadi modal berharga bagi Luwu Timur untuk terus melangkah maju dalam iklim yang sejuk dan harmonis.
