TAKALAR,UJUNGJARI.COM— Memanfaatkan momentum hari kesaktian Pancasila, PT PLN (Persero) ULP Takalar menggelar kegiatan sosialisasi edukasi bahaya listrik dan keselamatan ketenagalistrikan bagi para siswa serta tenaga pendidik di SMKN 2 Takalar, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai potensi bahaya listrik serta langkah pencegahannya sejak dini di lingkungan sekolah maupun rumah tangga.
Dalam pemaparannya, Team Leader K3, Lingkungan, dan Keamanan PLN ULP Takalar, Moch. Dimas Airlangga, menekankan pentingnya pemahaman terkait ruang bebas instalasi listrik (Right of Way) serta perilaku aman dalam menggunakan peralatan elektronik sehari-hari.
”Listrik memiliki peran vital dalam kehidupan sehari-ray, namun memiliki potensi bahaya jika tidak dikelola dengan benar. Melalui edukasi K3 ini, kami ingin membangun budaya sadar bahaya listrik sejak dari lingkungan sekolah, mulai dari menghindari penumpukan colokan, tidak bermain di dekat jaringan tegangan tinggi, hingga melaporkan potensi bahaya kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile,” ujar Moch. Dimas Airlangga.
Pihak sekolah menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif edukatif yang dibawakan oleh tim PLN ULP Takalar. Kegiatan yang berlangsung interaktif ini dinilai sangat relevan dengan latar belakang pendidikan kejuruan siswa.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 2 Takalar, Mahyuddin Rahim, S.Pd., menyampaikan bahwa materi yang disampaikan oleh PLN memberikan wawasan praktis yang sangat berharga bagi para siswa, khususnya dalam menunjang kedisiplinan dan budaya keselamatan kerja.
”Kami sangat berterima kasih kepada PLN ULP Takalar atas penyelenggaraan sosialisasi ini. Edukasi mengenai K3 dan bahaya listrik ini sangat penting, bukan hanya sebagai pengetahuan umum, tetapi juga menjadi bekal keselamatan yang relevan bagi siswa kami dalam aktivitas belajar harian maupun saat nantinya masuk ke dunia industri,” kata Mahyuddin Rahim, S.Pd.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, PLN ULP Takalar berharap para siswa SMKN 2 Takalar dapat menjadi agen keselamatan yang turut membagikan edukasi bahaya listrik kepada keluarga dan masyarakat sekitar demi terciptanya lingkungan yang aman dari risiko kelistrikan.
