GOWA, UJUNGJARI.COM — Perumda Air Minum Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa secara umum telah berada di posisi bagus untuk skala capaian kinerja tingkat Provinsi Sulsel.
Posisi Perumda milik Pemkab Gowa ini pun dinyatakan sehat lantaran mencapai angka 3,5 untuk tingkat ‘sehat’ bagi sebuah perusahaan daerah.
Angka 3,5 ini pun terbilang sangat signifikan lantaran pada tahun 2024 lalu, Perumda AM Tirta Jeneberang masih di angka 3,33 dan mengalahkan beberapa kabupaten kota lainnya, termasuk mengalahkan Makassar.
Namun meski tergolong sudah sehat, Perumda AM yang dinahkodai Irianto Razak sebagai pelaksana tugas direktur utama (Plt Dirut) ini, tetap berusaha menaikkan lagi ratingnya ke tiga besar. Minimal mencapai skor 4 untuk capaian kinerja perusahaan.
Saat disambangi di kantornya di Jl Tirta Jeneberang, Kelurahan Tompobalang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, akhir pekan lalu, Irianto menegaskan tak muluk-muluk. Namun tim work yang dibentuknya sebagai tim eksis dalam hal peningkatan capaian ini, menargetkan bisa masuk tiga besar capaian Perumda Sehat se Sulsel.
“Bukan sombong tapi kita selalu berupaya menaikkan capaian itu ke tingkat maksimal karena memang itu sudah menjadi acuan seluruh perusahaan daerah sebagai perusahaan yang mengutamakan nilai profit dan itu merupakan tujuan utama seluruh pemerintah daerah sebagai pemilik perusahaan. Target tiga besar itu tentu menjadi motivasi bagi perusahaan untuk bekerja lebih maksimal lagi, ” terang Irianto.
Dikatakan, jika ada yang bilang ambisius ya harua ambisius agar target tercapai
pihaknya kini mematok target ambisius untuk mendobrak papan atas dan menembus posisi tiga besar perumda sehat terbaik se-Sulawesi Selatan.
“Poin hasil pemeriksaan evaluasi kinerjanya itu 3,5. Artinya masih jauh lebih bagus dibandingkan di tahun 2024. Kita masih ada di 5 besar dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Selatan, dan saya mau ini masuk paling tidak 3 besar,” tegas Irianto dalam sebuah kesempatan berbincang di kantornya, belum lama ini.
menorehkan catatan impresif. Berdasarkan hasil evaluasi kinerja terbaru, skor kesehatan perusahaan plat merah ini melonjak signifikan ke angka 3,5, jauh melampaui pencapaian tahun 2024 yang berada di kisaran 3,33.
Capaian gemilang ini berhasil menempatkan Perumda Air Minum Gowa dalam kategori sehat sekaligus memperkokoh posisinya di jajaran elit pengelola air minum daerah di Sulawesi Selatan.
Upaya-upaya Perumda AM Tirta Jeneberang ini dituangkan dalam Renbis (Rencana Bisnis) lima tahun ke depan. Menurut Irianto, pencapaian tersebut sangat bergantung pada penyelesaian dokumen Renbis serta RKAT (Rencana Kerja Anggaran Tahunan) yang saat ini tengah berproses di pemerintah kabupaten.
Irianto menyebutkan, melalui Renbis ini, ada berbagai pilar yang diseriusi Perumda. Seperti pilar strategis yakni fokus melakukan pembenahan dan peremajaan infrastruktur seperti melakukan perbaikan jaringan perpipaan serta optimalisasi instalasi pengolahan air secara menyeluruh.
Kemudian pilar optimalisasi air baku yakni memaksimalkan kapasitas pasokan dari SPAM Regional serta Bendungan Bilbili atau sungai Jeneberang guna mengamankan ketersediaan suplai air baku jangka panjang.
“Juga kami lakukan akselerasi SR (sambungan rumah) dengan memperluas cakupan layanan air bersih. Tentunya dengan meningkatkan penambahan jumlah pelanggan secara signifikan,” jelas Irianto.
Yang berikutnya adalah pilar kemandirian wilayah. Disini Perumda mengoptimalkan pengawalan kesiapan operasional instalasi air mandiri di wilayah Samaya, termasuk merampungkan SIPA (Surat Izin Penguasaan Air Tanah) agar fasilitas dapat segera dinikmati masyarakat tanpa kendala.
“Jadi semua yang kita lakukan itu berpatron pada Renbis. Disitu terletak keoptimisan kami mengembangkan perusahaan ini. Dan dibalik semua itu pastilah ada tantangannya, baik itu pada operasional, termasuk pula pada dinamika birokrasi yang harus dihadapi. Namun Insha Allah seluruh direksi dan karyawan selalu solid memegang komitmen untuk menjalaninya melalui pelayanan terbaik, ” jelas Dirtek Perumda AM Tirta Jeneberang ini.
Menurutnya semua bisa tercapai jika seluruh karyawan Perumda tetap solid bekerja untuk mencapai target peningkatan kepuasan pelanggan air bersih.
“Sebab apa yang kita lakukan tentunya semuanya bermuara pada peningkatan laba perusahaan yang jelas akan berdampak pada pendapatan daerah dan kesejahteraan karyawan Perumda AM Tirta Jeneberang ini, ” pungkas Irianto. –
