MAKASSAR,UJUNGJARI.COM — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyatakan komitmen penuh untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi strategis bersama Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan. Langkah ini diambil guna mendorong akselerasi penyediaan hunian, baik pada sektor perumahan subsidi (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan/FLPP) maupun segmen komersial (non-subsidi) di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi dan pertemuan silaturahmi antara jajaran pimpinan BTN Wilayah Sulampua (Sulawesi, Maluku, dan Papua) dengan jajaran pengurus baru DPD REI Sulsel di Makassar, Kamis (8/10/2026).
Hadir dari pihak pengurus DPD REI Sulsel yang baru dilantik yakni Ketua Haji Badris Salam, Sekretaris Andi Ridwan Jabir, Bendahara Andi Imran Rahmadi Putra YP beserta jajaran jajaran jajaran pengurus harian lainnya.
Rombongan diterima langsung oleh Regional Chief Officer (RCO) BTN Sulampua, Romeo Daniel Mekerru, beserta jajaran manajemen lini pembiayaan dan operasional bank.
Dalam sambutannya, RCO BTN Sulampua Romeo Daniel Mekerru menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru DPD REI Sulsel. Ia menegaskan kesiapan BTN sebagai mitra utama perbankan sektor properti untuk mengawal setiap aspirasi pengembang serta memberikan jaminan layanan KPR yang prima.
“Kami siap memberikan dukungan penuh kepada kepengurusan DPD REI Sulsel di bawah kepemimpinan Bapak H. Badris Salam. BTN berkomitmen untuk mempermudah jalur komunikasi dan koordinasi demi kelancaran bisnis properti serta penyediaan hunian bagi masyarakat,” ujar Romeo.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD REI Sulsel, H. Badris Salam, menekankan pentingnya transparansi dan perbaikan sistem di tingkat operasional. Ia berharap kemitraan dengan BTN tidak hanya sebatas seremonial, tetapi mampu menghadirkan solusi konkret atas berbagai kendala yang sering ditemui anggota pengembang di lapangan.
“Kami memohon saran dan masukan dari pihak perbankan agar seluruh anggota REI dapat terlayani dengan baik dan adil. Di sisi lain, kami di internal asosiasi juga siap bersikap tegas serta mengevaluasi anggota kami apabila ditemukan pelanggaran prosedur yang merugikan,” tegas Badris yang juga menjabat sebagai CEO Bumi Pundi Karsa tersebut.
Capaian Kinerja dan Solusi Operasional
Dalam forum diskusi khusus yang membahas dinamika perumahan subsidi dan non-subsidi tersebut, terdapat beberapa poin strategis yang disepakati oleh kedua belah pihak:
Pencapaian Realisasi Kredit: Hingga kuartal ketiga (Semester I sampai Semester III) tahun berjalan, realisasi pembiayaan BTN di wilayah Sulampua tercatat telah mencapai 81 persen dari total target tahunan. Capaian positif ini menunjukkan tingginya serapan pasar perumahan di Sulawesi Selatan.
Penyederhanaan Proses On-The-Spot (OTS): BTN berkomitmen melakukan pembenahan operasional dan optimalisasi mekanisme pencairan kredit. Pihak bank akan mempercepat proses survei dan verifikasi on-the-spot (OTS) untuk meminimalisasi hambatan administratif, terutama pada pengerjaan proyek rumah subsidi agar pengembang dapat menjaga ketersediaan arus kas (cash flow).
Perluasan Fasilitas Inden Rumah Komersial: Merespons tingginya permintaan rumah non-subsidi, BTN memberikan atensi khusus terkait skema pembiayaan inden (pre-construction financing) bagi pengembang. Langkah ini diharapkan memberikan fleksibilitas modal bagi pengembang saat melakukan ekspansi proyek baru.
Melalui penguatan kolaborasi ini, BTN dan DPD REI Sulsel optimistis dapat menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor properti dinilai memegang peranan kunci sebagai salah satu lokomotif ekonomi kerakyatan di Sulawesi Selatan karena memiliki rantai pasok (supply chain) yang terhubung langsung dengan puluhan industri turunan lainnya.
