Site icon Ujung Jari

Luwu Timur Masuk Tiga Besar Koperasi Merah Putih di Sulsel, Bupati Harapkan Segera Beroperasi

MALILI,UJUNGJARI.COM–Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi kerakyatan. Berdasarkan capaian yang disampaikan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, daerah ini masuk tiga besar kabupaten dengan jumlah Koperasi Merah Putih terbanyak di Sulawesi Selatan.

Hal tersebut disampaikan Irwan saat acara puncak Pekan Expo Koperasi dan UMKM Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Lapangan Iniaku, Sorowako, Kecamatan Nuha, Sabtu (10/10/2026).

Dalam sambutannya, Bupati memaparkan bahwa dari total 128 desa dan kelurahan di Luwu Timur, pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah rampung di 77 desa dan kelurahan, sedangkan enam lainnya masih dalam proses pembangunan.

Selain itu, sebanyak 68 koperasi telah menerima kendaraan operasional untuk mendukung distribusi barang dan hasil bumi, sementara 10 koperasi sedang menunggu proses verifikasi tahap berikutnya.

“Harapan terbesar kami adalah semoga Koperasi Desa Merah Putih kami di Luwu Timur segera dioperasikan,” ungkapnya.

Menurut Irwan, penyelesaian pembangunan fisik harus diikuti dengan kesiapan kelembagaan, sumber daya manusia, sistem pengelolaan, dan jaringan usaha agar koperasi dapat menjalankan fungsi ekonominya secara optimal.

Koperasi diharapkan tidak sekadar menjadi lembaga administratif, tetapi mampu menyerap hasil produksi masyarakat, memperkuat distribusi, dan menghubungkan pelaku usaha dengan pasar.

Perhatian terhadap ekonomi masyarakat pesisir juga diwujudkan melalui sembilan Koperasi Nelayan Merah Putih yang telah dibentuk, ditambah 11 usulan baru.

Bupati menilai penguatan koperasi nelayan penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memperbaiki akses terhadap sarana usaha, distribusi hasil tangkapan, dan jaringan pemasaran.

Pengembangan koperasi tersebut disinergikan dengan Program PANDU JUARA, yang menghubungkan potensi desa, produksi masyarakat, BUMDes dan BUMDesma, UMKM, serta pasar.

Pada kesempatan itu, Irwan meminta arahan, bimbingan, dan dukungan Menteri Koperasi serta Gubernur Sulawesi Selatan untuk memperkuat pendampingan kelembagaan, kompetensi pengelola, akses pembiayaan yang sesuai, dan jaringan pasar antardaerah.

Ia berharap capaian yang telah diraih dapat menjadi fondasi bagi koperasi yang mandiri, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota serta masyarakat.

“Capaian ini mencerminkan semangat bersama masyarakat dan pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi berbasis koperasi,” ujarnya.

Exit mobile version