Site icon Ujung Jari

Sehari di HUT Sulsel, Plt Bupati Gowa Ikut Kirab dan Lomba Masak Nasi Goreng

GOWA, UJUNGJARI.COM — Hiruk pikuk rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) Sulsel ke-357 yang digelar di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar pada Minggu (18/10) berlangsung seru. Kegiatan rangkaian dihelat sejak pagi hingga siang.

24 kepala daerah baik bupati maupun wali kota berbaur di kawasan rumah jabatan Gubernur Sulsel. Banyak kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Sulsel dalam hajatan hari lahir Sulsel kali ini.

Salah satunya adalah Kirab Swasembada Pangan yang menampilkan berbagai kreasi para bupati dan wali kota yang ikut sebagai peserta. Para peserta berjalan layaknya karnaval dan mempersembahkan berbagai ornamen budaya lokal.

Plt Bupati Gowa Darmawangsyah Muin dan Ketua TP PKK Andi Tenri Indah memperlihatkan nasi goreng Damai bikinanjya dalam lomba memasak HUT Sulsel ke-357. (foto/ist)

Dalam kirab ini, Plt Bupati Gowa Darmawangsyah Muin hadir bersama istrinya yang juga sebagai Ketua TP PKK Gowa Andi Tenri Indah . Hadir mendampingi adalah Ketua DPRD Gowa Fahmi Adam, Sekretaris Kabupaten Gowa Andy Azis Peter dan para pejabat tinggi pratama lingkup Pemkab Gowa.

Selain mengikuti kirab, Plt Bupati Gowa juga menjadi peserta lomba memasak nasi goreng. Nasi goreng buatan pasangan DM dan Indah ini (sebutan nama akrab Darmawangsyah Muin dan Andi Tenri Indah) diberi nama Nasi Goreng Damai.

Terkait dengan HUT Sulsel ke-357 ini, DM mengatakan, Kabupaten Gowa memperkuat peran sebagai salah satu lumbung pangan Sulsel. Karena itu Pemkab Gowa kata DM terus berkomitmen meningkatkan produksi pertanian.

Dia menilai, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antar daerah dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan produksi pertanian dan mendorong kelancaran distribusi hasil pangan.

“Gowa memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan. Kami terus mendorong peningkatan produksi pertanian agar potensi lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat bagi petani serta masyarakat,” kata DM.

DM pun menyebutkan, salah satu prioritas yang perlu dituntaskan ialah perbaikan jaringan irigasi, terutama saluran primer dan sekunder yang mengalirkan air dari Waduk Bilibili, juga bakal keberadaan Bendungan Je’nelata sebagai penyangga Waduk Bilibili nanti jika telah rampung dibangun.

Dikatakannya, masih banyak jaringan irigasi yang perlu diperbaiki, termasuk yang rusak pasca bencana.

“Kami berharap dukungan pemerintah pusat untuk pembangunan dan perbaikan irigasi dapat segera direalisasikan sehingga aliran air ke sawah semakin optimal dan frekuensi panen petani bisa meningkat,” tandas DM.

Selain irigasi, DM juga mengapresiasi pembangunan infrastruktur Pemprov Sulawesi Selatan yang mendukung konektivitas dan memperlancar distribusi bahan pangan dari sentra produksi menuju pasar. Menurutnya, infrastruktur yang memadai sangat penting bagi Gowa sebagai daerah penghasil pangan.

“Kami mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah untuk membantu petani memasarkan hasil produksinya dan memperkuat perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan penguatan sektor pangan perlu ditopang pembangunan infrastruktur yang menghubungkan sentra produksi dengan wilayah pemasaran.

“Sulawesi Selatan merupakan provinsi surplus pangan. Karena itu, konektivitas antar daerah perlu terus diperkuat agar distribusi hasil pertanian semakin lancar dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandas gubernur.

HUT Sulsel ke-357 ini diwarnai UMKM Expo Sulsel yang diikuti berbagai pelaku usaha baik kuliner maupun kerajinan yang bertempat di lapangan Hasanuddin, Makassar. –

Exit mobile version