TAKALAR,UJUNGJARI.COM — Menanggapi kondisi langit Kabupaten Takalar yang diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), jajaran Pemerintah Kecamatan Pattallassang bergerak cepat.
Sebanyak 1.000 masker dibagikan secara serentak kepada masyarakat dan pengguna jalan di sembilan kelurahan, Jumat (23/10/2026).
Aksi tanggap darurat ini dipimpin langsung oleh Camat Pattallassang, Bansuhari Said Daeng Baji, didampingi para lurah, Tim Penggerak PKK Kecamatan, serta tim kerja kecamatan yang turun langsung ke lapangan.
Pembagian masker ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk melindungi kesehatan warga dari paparan polusi udara yang berpotensi mengganggu pernapasan.
Camat Pattallassang, Bansuhari Said Daeng Baji, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian nyata pemerintah kecamatan sekaligus upaya mengedukasi masyarakat agar lebih waspada terhadap kualitas udara saat ini.
”Ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami juga ingin memotivasi warga agar lebih memperhatikan kesehatan, salah satunya dengan menggunakan masker saat keluar rumah, terutama ketika kondisi udara dipenuhi asap,” ujar Bansuhari di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, pelibatan seluruh unsur kelurahan dan PKK sangat krusial agar imbauan kesehatan ini bisa menjangkau masyarakat secara luas hingga ke tingkat akar rumput.
Pihaknya berharap warga dapat disiplin menerapkan langkah pencegahan tersebut selama kondisi udara belum sepenuhnya membaik.
Inisiatif cepat tanggap ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Salah seorang pengguna jalan yang menerima masker menyampaikan apresiasinya atas kepedulian jajaran Pemerintah Kecamatan Pattallassang.
“Terima kasih atas pembagian maskernya. Langit di Takalar yang diselimuti asap cukup mengganggu aktivitas kami. Dengan adanya masker ini, kami merasa diingatkan untuk lebih menjaga kesehatan,” ungkapnya.
Menyikapi situasi ini, Pemerintah Kecamatan Pattallassang turut mengeluarkan sejumlah imbauan penting bagi masyarakat.
Warga disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak, wajib mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga daya tahan tubuh.
Melalui pembagian 1.000 masker ini, pemerintah kecamatan berharap kesadaran kolektif warga semakin meningkat, sehingga kesehatan bersama dapat tetap terjaga di tengah tantangan cuaca dan lingkungan saat ini.
