MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Pelantikan Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Sulsel masa bakti 2026–2030 berlangsung di Ballroom Hotel Unhas, Makassar pada Sabtu (24/10).
Kepengurusan Pengprov TI Sulsel ini dipimpin Adnan Purichta IYL, mantan Bupati Gowa dua periode.
Karena di tangan Adnan, Ketua KONI Sulsel Darmawangsyah Muin mengaku optimis cabor seni bela diri yang mengandal kekuatan kaki dan tangan ini akan berkembang pesat. Bahkan akan mampu mencetak atlet-atlet profesional dan handal.
Karena itu DM yang juga Plt Bupati Gowa ini mendorong Pengprov TI Sulsel lebih memperkuat pembinaan atlet untuk melahirkan prestasi di tingkat nasional hingga internasional.
Dihadapan para pengurus TI Sulsel yang baru dilantik, DM berharap kepengurusan tersebut mampu memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan, memperluas potensi atlet daerah serta mempersiapkan atlet-atlet terbaik Sulsel untuk bersaing di berbagai kejuaraan.
“Kita berharap kepengurusan ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi dari daerah kita. Karena itu, sinergi antara organisasi olahraga dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam membangun pembinaan yang terarah dan meningkatkan daya saing atlet Sulsel, ” tandas DM.
Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia yang juga Wakil Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI Richard TH Tampubolon hadir melantik Pengprov TI Sulsel. Juga hadir, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Plt Sekprov Sulsel Andi Winarno Eka Putra, Dansat Brimob Kombes Pol Muhammad Ridwan serta Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab yang juga Ketua IPSI Gowa.
Richard optimistis kepengurusan baru Taekwondo Sulsel mampu melahirkan atlet potensial dan memperkuat pemerataan prestasi taekwondo di Indonesia.
Dia menilai Sulawesi Selatan memiliki peluang untuk melahirkan atlet-atlet unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara Ketua Pengprov TI Sulsel Adnan Purichta IYL menegaskan komitmennya untuk memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan kualitas pembinaan atlet.
Adnan menyebut persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 menjadi salah satu fokus utama kepengurusannya.
Adnan juga mengungkapkan rencana menyiapkan sekretariat dan pusat latihan atau training centre (TC) agar atlet dapat menjalani pembinaan secara lebih terarah. Selain itu, pihaknya berharap atlet-atlet Sulsel mendapat kesempatan mengikuti pemusatan latihan nasional.
Ia optimistis melalui kerja sama dan pembinaan yang konsisten, taekwondo Sulsel mampu mencetak atlet berprestasi sekaligus membuka peluang meraih medali pada PON 2028. –
