Site icon Ujung Jari

Semarak Hari Listrik Nasional, PLN ULP Kalebajeng Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Desa Bontolangkasa Selatan

GOWA,UJUNGJARI.COM — Menyambut peringatan Hari Listrik Nasional (HLN), PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kalebajeng menggencarkan edukasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan bagi masyarakat.

Kegiatan sosialisasi ini dipusatkan di Desa Bontolangkasa Selatan, Kabupaten Gowa, pada Selasa (27/10).

​Langkah preventif ini diambil untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap potensi bahaya listrik di lingkungan sekitar, sekaligus menekan angka kecelakaan akibat kelalaian dalam pemanfaatan energi listrik di tengah momen peringatan hari bersejarah bagi sektor kelistrikan nasional.

​Manager PLN ULP Kalebajeng, Andi Nurul Fadhilah Ayu, menjelaskan bahwa edukasi langsung ke tingkat desa sangat krusial agar masyarakat memahami batas aman dalam beraktivitas di dekat jaringan listrik.

Ia juga menekankan bahwa momentum Hari Listrik Nasional menjadi pengingat pentingnya sinergi antara PLN dan masyarakat dalam menjaga keandalan serta keamanan sistem kelistrikan.

​”Melalui sosialisasi ini, kami berharap warga di Desa Bontolangkasa Selatan semakin paham bagaimana mengenali potensi bahaya listrik, mulai dari jarak aman mendirikan bangunan, larangan bermain layang-layang di dekat jaringan, hingga penanganan instalasi rumah yang benar,” ujar Andi Nurul Fadhilah Ayu.

​Dalam kegiatan tersebut, tim PLN ULP Kalebajeng juga memaparkan sejumlah potensi gangguan yang sering terjadi di tengah permukiman, seperti pohon yang mendekati kabel jaringan tegangan menengah (JTM) serta bahaya sambungan listrik ilegal yang tidak sesuai standar nasional Indonesia (SNI).

Warga diajak untuk segera melaporkan potensi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau contact center PLN 123 demi keamanan bersama.

​Pemerintah desa bersama warga Desa Bontolangkasa Selatan menyambut baik kehadiran PLN ULP Kalebajeng yang membawa misi edukatif di sela perayaan Hari Listrik Nasional.

Kepala Desa Bontolangkasa Selatan, Muh Naim Suro berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut guna menciptakan lingkungan yang aman, andal, dan bebas dari bahaya kelistrikan.

Exit mobile version