GOWA, UJUNGJARI.COM — Jalan sehat anti Mager (malas gerak) digelar pada Minggu (1/11) pagi di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa.
Jalan sehat Anti Mager ini diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang dan dilepas oleh Sekretaris Kabupaten Gowa Andy Azis Peter sekaligus Ketua Karang Taruna Kabupaten Gowa.
Dihadapan para peserta jalan sehat yang didominasi kalangan insan pendidik, pelajar, masyarakat umum dan anggota Karang Taruna Kecamatan Pattallassang, Andy Azis menyerukan masyarakat terlebih kaum pemuda jangan malas bergerak.
Andy Azis pun mengapresiasi Pemerintah Desa Timbuseng, khususnya Karang Taruna Desa Timbuseng, panitia dan masyarakat yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan itu menunjukkan kekompakan masyarakat dan dukungan terhadap kegiatan kepemudaan di desa.
“Anti Mager ini sangat penting, kita semua diajak untuk selalu bergerak. Jangan tinggal diam di rumah. Kegiatan ini harus kita support,” kata Andy Azis yang hadir didampingi Ketua DWP Gowa Suryanti Andy Azis.
Menurutnya, jalan sehat dapat mendorong masyarakat untuk membiasakan hidup aktif dan menjaga kesehatan. Andy Azis juga mengajak masyarakat Kecamatan Pattallassang untuk turut memeriahkan Hari Jadi Gowa ke-706 tahun ini yang puncaknya akan diperingati pada 17 November 2026 mendatang.
Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Jadi Gowa ke-706 sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia).
Ketua Karang Taruna Desa Timbuseng Arman menyampaikan sejumlah agenda organisasi sepanjang 2026. Pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kata Arman, Karang Taruna Timbuseng menyerahkan penghargaan Dharma Bakti kepada mitra dan tokoh masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan maupun kegiatan sosial di Desa Timbuseng.
Karang Taruna juga menggelar turnamen sepak bola usia dini antarsekolah dasar se-Desa Timbuseng. Kegiatan tersebut mendorong sekolah-sekolah untuk menjalankan pembinaan sepak bola usia dini sebagai kegiatan ekstrakurikuler.
“Ke depan, Karang Taruna Timbuseng akan membahas pengembangan program sepak bola usia dini bersama kepala sekolah dan guru olahraga. Kami juga mempelopori atau Karang Taruna menyiapkan piagam penghargaan bagi 27 kelompok tani se-Desa Timbuseng dan seorang penyuluh pertanian sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung sektor pertanian,” papar Arman. –
