Site icon Ujung Jari

Gowa Optimis Tembus 10 Besar Porprov XVIII Sulsel

GOWA, UJUNGJARI.COM — Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulsel pada Sabtu (7/11) siang berlangsung meriah di Stadion Lapatanu, Watampone, Kabupaten Bone, Provinsi Sulsel.

Ribuan peserta devile dari 24 kontingen masing-masing kabupaten kota se-Sulsel bergerak dinamis. Para peserta dengan atribut daerah masing-masing disambut hangat Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama istri Naomi Octaria Sudirman, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Forkopimda Sulsel, Sekprov Sulsel dan para kepala biro dan kepala dinas lingkup Pemprov, para wali kota dan bupati se-Sulsel. Turut hadir di antara petinggi Ketua Umum KONI Sulsel yang juga Bupati Gowa Darmawangsyah Muin dan tamu undangan lainnya.

Dalam seremoni pembukaan, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi tinggi seluruh atlet yang hadir. Gubernur pun memacu adrenalin seluruh kontingen untuk berkompetisi positif dalam Porprov 2026 ini sebab bonus besar menanti para atlet yang juara umum.

Untuk juara umum I dihadiahi Rp500 juta, juara umum II Rp300 juta dan Rp200 juta untuk juara umum III.

“Semoga kita dapat melahirkan generasi-generasi untuk kemudian bisa bertanding di level nasional seperti Pekan Olahraga Nasional,” harap Gubernur Sulsel.

Bupati Gowa Darmawangsyah Muin pun menaruh harapan besar kontingen Gowa mampu meraih prestasi gemilang di ajang Porprov XVIII ini. Harapan besar Darmawangsyah, agar Gowa masuk 10 besar.

“Kita berharap capaian medali nantinya terus bertambah sehingga Gowa bisa masuk 10 besar,” kata Bupati Gowa optimis.

Diakui Darmawangsyah, meski persiapan kontingen Gowa baru dimaksimalkan pada pertengahan tahun ini, namun pihaknya berharap atlet Gowa dapat terus menunjukkan prestasi terbaiknya.

“Untuk dua hari ini kita baru mendapatkan empat perak dan beberapa perunggu. Kita berharap setelah cabang olahraga andalan kita dipertandingkan, kita bisa menuai emas,” terangnya.

Dia pun sangat optimis, raihan medali emas akan lahir dari sejumlah cabor andalan Gowa seperti dayung, pencak silat, bulutangkis dan sepak takraw.

“Cabor dayung sudah masuk final dua nomor dan semi final dua nomor, artinya kita kemungkinan mendapatkan empat emas,” katanya.

Ketua KONI Sulsel dan Bupati Gowa inipun terus berkomitmen untuk meningkatkan pembinaan atlet lebih serius dan terarah. Bahkan, bupati yang baru dilantik pada 28 Oktober 2026 ini telah menginstruksikan Sekretaris Kabupaten Gowa Andy Azis agar mempersiapkan pembinaan atlet untuk dua tahun ke depan setelah pelaksanaan PON.

“Kalau kita mau masuk tiga besar, kita harus betul-betul serius dalam pembinaan. Saya sudah perintahkan Pak Sekda agar dua tahun ke depan setelah PON, kita membina atlet lebih bagus lagi,” kata DM, sebutan familiarnya.

Khusus Kabupaten Gowa menurunkan 551 personel terdiri dari 446 atlet dan 55 pelatih. Kontingen Gowa mengenakan seragam kaos merah hitam bergambar Sultan Hasanuddin. Peserta devile lakilaki mengenakan patonro merah dan perempuan mengenakan hiasan kepala berupa bando warna emas. Selain janji hadiah pembinaan dari gubernur, para atlet Gowa juga termotivasi dengan janji bonus dari Pemkab Gowa sebesar Rp30 juta untuk peraih medali emas.

Pada seremoni pembukaan ini turut hadir Sekretaris Kabupaten Gowa Andy Azis, Ketua TP PKK Gowa Andi Tenri Indah, Ketua DWP Gowa Suryanti AAP, para pimpinan SKPD dan Camat se-Gowa.

Sebelumnya, Pj Sekprov Sulsel yang juga ketua panitia Porprov XVIII Andi Winarno Eka Putra, mengatakan Porprov menjadi wadah bagi atlet untuk meningkatkan kompetensi, menambah jam terbang serta mengukur kemampuan dalam kompetisi yang lebih tinggi.

Porprov yang akan berlangsung selama tujuh hari yaitu mulai 7-14 November 2026 mendatang ini mempertandingkan 45 cabang olahraga. Dimana 24 cabang olahraga dilaksanakan di Kabupaten Bone dan 21 cabang olahraga di Kabupaten Wajo yang diikuti 24 kabupaten/kota dengan total sekitar 15 ribu peserta terdiri dari atlet, pelatih, official dan pengurus cabor. –

Exit mobile version