Site icon Ujung Jari

Gemuruh Seragam Kebanggaan: Langkah Gagah Kontingen Bumi Batara Guru Guncang Pembukaan PORPROV XVIII

BONE,UJUNGJARI.COM — Gemuruh sorak-sorai dan tepuk tangan meriah memecah keheningan malam di Stadion Lapatau Matannatikka, Kabupaten Bone, Sabtu (7/11/2026). Di bawah sorotan lampu stadion dan tatapan ribuan pasang mata, kontingen Kabupaten Luwu Timur hadir memikat perhatian dalam seremoni pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan 2026.

Sebanyak 770 peserta defile melangkah dengan penuh percaya diri. Mengenakan balutan seragam kebanggaan beridentitas Bumi Batara Guru, rombongan besar yang terdiri dari para atlet, pelatih, hingga kru official tersebut memperlihatkan ritme langkah yang kompak, rapi, dan gagah.

Di barisan paling depan, Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Kontingen Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, memimpin langsung pergerakan barisan. Dengan senyum mengembang dan lambaian tangan hangat, ia memberi aba-aba semangat, memastikan pasukannya tampil impresif serta mengibarkan harga diri daerah di panggung olahraga terbesar se-Sulawesi Selatan tersebut.

Atmosfer riuh di tribun utama kian terasa istimewa tatkala Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler, berdiri memberi penghormatan dari panggung kehormatan. Kehadiran segenap jajaran Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Jihadin Peruge, Anggota DPRD Sarkawi A. Hamid, serta jajaran Kepala OPD Luwu Timur menjadi suntikan moral berharga bagi para patriot olahraga yang siap berlaga.

Gelaran PORPROV XVIII ini dijadwalkan berlangsung sepanjang 7–14 November 2026 yang tersebar di dua tempat, yakni Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo. Sebanyak 48 cabang olahraga (cabor) dipertandingkan—dibagi berimbang masing-masing 24 cabor di tiap kabupaten. Dari puluhan arena tersebut, Luwu Timur menurunkan skuad terbaiknya di 32 cabor pilihan.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang membuka langsung perhelatan ini menegaskan pentingnya nilai-nilai olahraga di atas lapangan. Selain berpesan agar seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas dan memelihara tali persaudaraan, Gubernur juga mengumumkan bonus uang pembinaan sebagai penyemangat tambahan: Rp500 juta bagi juara umum 1, Rp300 juta untuk juara 2, dan Rp200 juta bagi juara 3.

Bagi Luwu Timur sendiri, ajang ini bukan sekadar mengejar kepingan medali, melainkan panggung pembuktian atas kedisiplinan dan mentalitas bertanding yang bermartabat.

“Bertandinglah dengan penuh semangat dan percaya diri. Berikan kemampuan terbaik, jaga kekompakan, dan junjung tinggi sportivitas. Kami berharap kontingen Luwu Timur dapat membawa pulang prestasi yang membanggakan,” tutur Bupati Irwan Bachri Syam memompa optimisme para atletnya.

Malam pembukaan di Bone telah usai, namun gema tekad kontingen Luwu Timur baru saja dimulai. Berbekal persiapan matang dan dukungan penuh seluruh masyarakat, para duta Bumi Batara Guru kini bersiap mengukir sejarah baru di arena pertandingan. (fachruddin)

Exit mobile version