GOWA, UJUNGJARI.COM —  Sebanyak delapan fraksi yang ada di DPRD Gowa menyetujui tahapan lanjutan pasca penyerahan RAPBD 2020 yang telah disorong Pemkab Gowa.
Persetujuan untuk membahas RAPBD tersebut disampaikan delapan anggota dewan perwakilan delapan fraksi yang dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Gowa tentang pandangan umum fraksi-fraksi terkait nota keuangan dan Ranperda anggaran pokok 2020 tersebut.

Rapat paripurna ini berlangsung Selasa (26/11/2019) siang dipimpin Wakil Ketua DPRD Gowa Zulkifli Alimuddin Tiro dan dihadiri Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni.
Delapan perwakilan fraksi masing-masing Muh Natsir Sega dari Fraksi Karya Perjuangan, Rosita dari Fraksi Nasdem dan Wanyuni Nurdani dari Fraksi PPP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irmawati Khaeruddin dari Fraksi Perindo, Dian Purnamasari dari Fraksi Gerindra, Abdul Salam dari Fraksi Demokrat, Siti Haniyah Hafid dari Fraksi PKB dan Diana Susanti dari Fraksi Amanat Sejahterah.
Fraksi Karya Perjuangan mengatakan, APBD  2020 hal penting dan krusial  menunjang terpenuhinya program pembangunan yang akan dikerjakan ke depan.
” Fraksi kami menyetujui pembahasan RAPBD 2020.

Namun, ada beberapa hal yang harus dijelaskan terkait pemanfaatan dan pengelolaan anggaran apakah sudah sesuai dengan fungsi umum dengan memperhatikan program yang prioritas,” urai Muh Natsir Sega.
Sementara Fraksi Nasdem mengapresiasi atas Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2020 yang telah diserahkan Bupati Gowa Senin lalu.
“Kami menerima dan menyetujui Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2020 untuk dibahas demi menunjang program-program pembangunan yang akan dikerjakan ke depan,” ujar juru bicara fraksi Nasdem.
Hal senada juga disampaikan fraksi Perindo melalui perwakilannya, Irmawari Kaharuddin.

Fraksi Perindo menerima untuk dibahas lebih lanjut mengingat adanya upaya Pemkab Gowa dalam meningkatkan potensi pendapatan daerah.
Fraksi Perindo juga menitipkan masukan diantaranya perlunya pemerintah daerah melakukan analisis sektor basis perekonomian daerah, analisis sumber daya manusia.

Anggaraan riil digunakan pada peningkatan sektor perekonomian masyarakat yang memiliki cakupan luas dan menyeluruh.

Serta perlu adanya perhatian terhadap berbagai dokumen perencanaan yang merupakan hasil dari musyawarah dari berbagai tingkatan.
Menanggapi fraksi yang memberikan pandangan umumnya Wakil Bupati Gowa memberi kesempatan anggota DPRD meminta penjelasan teknis di pembahasan.
” Segala pertanyaan dari anggota DPRD akan dijawab secara teknis
melalui pembahasan tingkat Banggar dengan TAPD.

Bahkan kami akan  mengikutsertakan SKPD tekhnis bilamana dibutuhkan,” jelas Wabup Abd Rauf Malaganni.
Rauf menyampaikan segala saran, masukan dan kritikan yang membangun untuk menjadikan Kabupaten Gowa menjadi lebih baik, akan dijadikan bahan masukan untuk Pemkab Gowa agar semakin baik di masa akan datang.
Adapun rancangan APBD Gowa  2020 diproyeksikan Rp 2.021.265.349.856 atau naik sekitar 7,85 persen dari anggaran tahun sebelumnya, yang hanya Rp 1.873.798.264.276.

(bulan)