GOWA, UJUNGJARI.COM — Ustadz Shamsi Ali yang juga pendiri pesantren pertama di Amerika menyatakan, ada empat sunnah atau tauladan Rasulullah yang harus diikuti.
Imam besar Jamaica Moeslim Centre Amerika (USA) ini menyampaikan ceramahnya di Masjid Nurul Yusuf Andi Tonro Sungguminasa, Sabtu (4/1/2020). Kehadiran Ustadz Shamsi Ali ini untuk berceramah dalam rangkaian memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Kerukunan Keluarga Bulukumba di Kabupaten Gowa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam ceramahnya yang turut dihadiri Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan ini, Ustadz Shamsi Ali membeberkan tentang empat sunnah Rasulullah yang harus diikuti umat muslim.
Keempat sunnah itu, pertama yakni meneladani Rasulullah dalam urusan keimanan. Sunnah dalam urusan keimanan adalah menjadikan Rasulullah SAW sebagai tauladan dalam mewujudkan keimanannya dalam kehidupan nyata. Bahwa keimanan Rasulullah bukan keimanan biasa yang umumnya merupakan pengakuan tapi dalam defenisi keimanan yang tertanam kokoh dalam hati dan dibuktikan oleh amal.
Ketauladanan kedua yakni aspek ritual atau ubudiyahnya. Bahwa dalam melakukan ibadah-ibadah ritual dalam Islam disyaratkan apa yang disebut ‘tawqiifi’ atau berhenti melakukan sesuatu secara ritual kecuali memang diperintahkan, baik melalui ayat-ayat Alquran maupun sunnah Rasulullah SAW.
” Memang secara umum agama mengatur bahwa semua urusan ibadah ritual kita harus dilakukan dengan dua dasar yakni niat yang benar dan mengikut kepada tata cara Rasulullah SAW dalam melakukannya.
Sehingga menauladani Rasulullah SAW dalam melaksanakan ibadah ritual adalah sebuah keharusan. Selain kedua dasar itu maka ibadah-ibadah ritual yang dilaksanakan sunnahnya jelas tertolak,” jelas Ustadz Shamsi Ali.
Ketauladanan ketiga yakni meneladani dari karakter pribadinya atau akhlaknya. Dalam Alquran jelas terlihat bahwa Rasulullah yang dipuji adalah kebaikan akhlaknya. Ketauladanan Rasulullah dalam bentuk prilaku dan akhlak ini pulalah yang sesungguhnya menggoncang jiwa-jiwa manusia dan seluruh penjuru dunia. Tak terbilang mereka yang benci kepada beliau jatuh tersungkur di hadapan kebenaran Ilahi karena akhlak Rasulullah.
” Dari masa ke masa kemuliaan akhlak Rasulullah menjadikan manusia terkagum-kagum seolah olah melihat keindahan ajaran Allah di hadapan mata mereka. Dengan melihat akhlak Rasulullah manusia seakan menyaksikan Alquran berjalan, karena memang karakter kemanusiaan atau akhlak beliau adalah perwujudan dari nilai-nilai tuntunan Alquran itu sendiri,” tambahnya
Sunnah keempat adalah sunnah-sunnah Rasul dalam kehidupan sosial dan publik. Pada sisi inilah banyak yang terlupakan atau diabaikan sengaja atau tidak oleh umatnya. Baik itu dikarenakan oleh ketidaktahuan ataupun karena kesalahan dalam memahami agama sebagai agama personal semata.
” Itulah sunnah-sunnahnya mencakup segala aspek hidup manusia untuk ditauladani. Muhammad SAW memang adalah manusia biasa. Tapi kemanusiaan beliau mencapai tingkatan kesempurnaannya. Karenanya menuntut kesadaran Umat untuk menauladani beliau juga secara sempurna dalam kehidupan,” beber Ustadz Shamsi Ali. (sari)

