GOWA, UJUNGJARI.COM — Dinas Kesehatan Gowa semakin proaktif memantau pergerakan wabah corona virus (covid-19) di Gowa. Meski hingga kini belum ada masyarakat Gowa dinyatakan positif covid, namun dengan adanya ODP 8 orang dan PDP 5 orang membuat Pemkab Gowa semakin meningkatkan kewaspadaan dan mulai mengetatkan jaga jarak dan tinggal di rumah bagi seluruh masyarakat Gowa.
Sekaitan dengan itu pihak Dinkes juga tidak mau kecolongan akibat keterbatasan alat pelindung diri (APD) bagi jajaran medis sebagai garda terdepan penanganan covid-19 khususnya tenaga medis yang ada di rumah sakit dan Puskesmas-puskesmas. Di Kabupaten Gowa sebanyam 26 Puskesmas tersebar di 18 kecamatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kadis Kesehatan Gowa dr Hasanuddin melalui Kabid Pelayanan Kesehatan dr Alamsyah Bachtiar kepada media ini, via WhatsApp, Kamis (26/3/2020) mengatakan, saat ini pihaknya terus memantau kondisi di seluruh Puskesmas di Gowa.

Salah satu hal yang paling diprioritas adalah ketersediaan APD (alat pelindung diri) bagi tenaga kesehatan di Puskesmas-puskesmas tersebut.
” Hari ini (Kamis, Red) kami turun memantau kondisi masing-maisng Puskesmas untuk melihat sejauhmana ketersediaan APD mereka. Selain kita memantau kita juga membagikan APD berupa 60 cover all (baju pelindung serupa pakaian astronot) dan 300 masker N95. Ini kita bagikan kepada 26 Puskesmas yang ada. Ini tahap awal mengingat ketersediaan APD saat ini secara nasional sangat minim,” kata dr Alamsyah.
Bersama tim Yankes, dr Alamsyah mendatangi sejumlah Puskesmas untuk memantau. Ada empat Puskesmas dikunjungi hari ini yakni Puskesmas Samata, Puskesmas Pallangga, Puskesmas Kampil dan satu di dataran tinggi yakni Puskesmas Sapaya.-

