ikut bergabung

UPA-SOIna, Kerjasama Latih Guru SLB Neurosains Terapan

Berita

UPA-SOIna, Kerjasama Latih Guru SLB Neurosains Terapan

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Universitas Patria Artha melakukan kerjasama dengan Special Olyimpic (SOIna) Sulsel dalam membantu anak-anak berkebutuhan khusus, terutama bagi tuna grahita untuk melakukan recovery.

Rektor Universitas Patria Artha (UPA), Bastian Lubis bersama pengurus SOIna Provinsi Sulsel menggelar pertemuan, Rabu (21/10) di Kampus UPA, Jalan Tun Abdul Razak, sebagai langkah awal kerjasama sama yang rencananya akan dilakukan pada minggu ketiga November mendatang.

Rektor UPA, Bastian Lubis, usai menggelar pertemuan menjelaskan, pihaknya sudah bertemu dengan pengurus pusat SOIna untuk menjajaki kerjasama, dan langkah tindak lanjutnya adalah pertemuan dengan pengurus provinsi (Pengprov) SOIna.

“Jadi awalnya, saya ketemu dengan pengurus pusat SOIna. Kami menjajaki kerjasama dalam bidang fasilitator neurosains terapan. Selanjutnya, kami diminta untuk berkoordinasi dengan pengurus provinsi untuk merealisasikan kerjasama tersebut,” ungkap Bastian.

Selama ini, UPA memang dikenal sebagai kampus yang getol memperkenalkan ilmu neurosains terapan. Bahkan bisa memfasilitasi asesor untuk kompetensi bidang neurosains terapan.

Ilmu ini sangat bermanfaat bagi pengembangan diri, termasuk bagi anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus, termasuk tuna grahita.

“Jadi, kerjasamanya, UPA akan memfasilitasi pelatihan untuk guru-guru sekolah luar biasa untuk mempelajari ilmu neurosains terapan yang nantinya akan diaplikasikan dalam proses belajar mengajar. Kita akan bantu teman-teman guru SLB untuk ikut pelatihan wellness neurosains terapan. Sehingga mereka nanti bisa menjadi instruksi bagi anak-anaknya,” jelas Bastian Lubis.

Dia menambahkan, neurosains terapan ini cukup baik untuk diaplikasikan dalam proses belajar mengajar di sekolah luar biasa. Karena berdasarkan penelitian, ternyata siswa berkebutuhan khusus bisa lebih cepat beradaptasi dengan baik.

“Kami berharap Sulsel menjadi pilot project program ini,” ungkapnya.

Pembina SOIna Sulsel, Cayus Setiawan berharap kerjasama ini bisa terealisasi dengan baik dengan memberi dampak positif terhadap perkembangan anak-anak berkebutuhan khusus, terutama tuna grahita.

“Kami berharap ini bisa berjalan efektif dan memberi dampak positif bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus,” tandas Cayus. (*)

Komentar Anda

Channel

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita lainnya Berita

Populer Minggu ini

Arsip

To Top