MAKALE, UJUNGJARI –,Obyek wisata (Obwis) Burake masih ditutup selama masa pandemi. Namun warga memegang kunci portal masuk kawasan
Jika ada pengunjung, kendaraannya hanya sampai di portal kemudian menggunakan jasa ojek warga Rp 10.000, padahal Pemda belum resmi membuka Obwis Burake.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi di Burake sudah kurang lebih dua bulan dikuasai warga sejak demo di DPRD Tana Toraja menuntut bagi hasil.
Namun karena Bupati melalui OPD tehnis Dinas Pariwisata dan Dispenda tidak temui warga, ahirnya bertindak sendiri.
Mereka kecewa soal pembagian retribusi yang dijanjikan Bupati Tana Toraja Nico Biringkanae yang hingga kini belum mereka terima.
Pelaksana tugas (Plt) Dinas Parawisata Tana Toraja Bonifasius Paundanan dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui aksi yang dilakukan warga.
Kata Bonifasius, fenomena di Burake kejelasannya kordinasi ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tana Toraja. Saya belum bisa komentar (No Coment) sebab belum tahu masalahnya.
Yang jelas objek wisata Burake belum ribuka untuk umum, dan masih ditutup, singkat Bonifasius.
Kepala Bapenda Tana Toraja Mayer Dengen dikonfirmasi terpisah jelaskan masalah di Burake kewenangan Dinas Parawisata, sebab pengelolaan obwis ada di Dispar, pungkas Mayer. (agus)

