ikut bergabung

Serap Aspirasi Masyarakat, Rangga Reses di Lima Titik

Politik

Serap Aspirasi Masyarakat, Rangga Reses di Lima Titik

TAKALAR, UJUNGJARI.COM — Politisi Partai Golkar Sulsel Facruddin Rangga melaksanakan reses kedua tahun 2020/2021 masa persidangan Ketiga.

Rangga yang anggota DPRD Sulawesi Selatan mengawali pelaksanaan reses di daereh pemilihannya (dapil) Takalar-Gowa tepatnya di Desa Laguruda Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar, Kamis (6/5).

Kegiatan reses tetap mengikuti protap masa pandemi covid 19 dengan menjalankan protokol kesehatan, sebagaimana jadwal yang sudah dibuat Tenaga Pendamping (TP).

Selanjutnya Rangga hadir di Kelurahan Sombala Bella Kecamatan Pattalassang pada Jumat (8/5). Titik ketiga yakni di Desa Cakura Kecamatan Polombangkeng Selatan Sabtu (9/5) dan Kelurahan Malewang Kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten Takalar merupakan titik keempat pada Minggu (10/5).

“Dan yang merupakan titik terakhir atau yang kelima (11/5/2021) sekaligus penutup masa reses di Desa Manjalling Kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa,” ujar Rangga.

Rangga menjelaskan bahwa pelaksanaan reses kali ini masih tetap mengikuti standar protokol kesehatan sebagai protap masa pandemi covid 19, dan standar protokol kesehatan ini tetap mewajibkan setiap peserta atau undangan menggunakan masker, menyiapkan hand sanitizer dan mengatur jarak tempat duduk minimal 1 meter.

“Perlu dipahami secara bersama bahwa reses ini merupakan wadah untuk mendengar masukan dan aspirasi masyarakat yang memberi amanah dan tanggungjawab kepada kami selaku wakil rakyat di DPRD Sulsel sehingga sangat penting untuk ikut hadir dalam pelaksanaannya, karena informasi, pandangan dan harapan yang tersalurkan dari masyarakat dapat terwadahi melalui reses ini, karena inilah tempat dan kesempatan untuk disampaikan,” ucap Rangga.

Salah satu tokoh masyarakat yang hadir dalam reses ini yakni Dg. Tawang menyampaikan harapannya terkait kebutuhan petani diantaranya pupuk dan bibit disalurkan tepat waktu saat mulai musim tanam, dan mengalami kesulitan air disaat musim kemarau dan terjadi genangan dipersawahan saat musim hujan diakibatkan kurang berfungsinya saluran irigasi yang ada.

Dalam menyikapi harapan masyarakat Rangga menjawab satu persatu bahwa semua yang disampaikan akan diperjuangkan dalam pembahasan APBD 2022 pada minggu pertama November tahun ini, dan lebih jauh Rangga mengatakan semua yang berkembang di dalam dialog reses ini masih sangat dominan kebutuhan dan usulan masyarakat seperti sarana dan prasarana pertanian baik berupa alat mesin pertanian (alsintan), pupuk, bibit unggul dan jalan tani serta kebutuhan pertanian lainnya.

Masyarakat juga mengharapkan pemerintah provinsi sulawesi selatan dapat memberi perhatian terhadap infrastruktur desa diantaranya saluran irigasi, jalan desa, drainase desa dan jalan setapak.

Diakhir reses peserta kembali mengingatkan dan sangat berharap percepatan penyaluran bantuan pupuk dan bibit agar dapat digunakan tepat waktu penanaman karena yang terjadi selama ini saat masa tanam justru kelangkaan pupuk terjadi.

Diakhir dialog Rangga menegaskan bahwa aspirasi yang masyarakat sampaikan hari ini akan kami jadikan salah satu usulan kegiatan prioritas yang akan diperjuangkan dalam pembahasaan APBD pokok 2022.  (Rls)

Komentar Anda

Channel

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita lainnya Politik

Populer Minggu ini

Arsip

To Top