ikut bergabung

Aktifitas Judi Sabung Ayam di Lembang Terselubung, Aparat Setempat Tak Tahu

Berita

Aktifitas Judi Sabung Ayam di Lembang Terselubung, Aparat Setempat Tak Tahu

PINRANG, UJUNGJARI.COM — Sudah menjadi klasik aktifitas perjudian seperti Sabung Ayam marak terjadi, apalagi momentum pergantian tahun kali ini.

Seperti halnya, aktifitas 303 ini (sebutan pasal untuk kasus Perjudian) tersebut terjadi di wilayah hukum Polres Pinrang.

Bahkan ironinya, aktifitas perjudian sabung ayam ini tak terendus pihak aparat setempat.

Kabarnya, perjudian sabung ayam terselubung itu, diduga terjadi di Dusun Rantoni, Desa Pakeng, kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang.

Kabarnya, pelaksanaan aktifitas Judi adu ayam jago ini dilakukan setiap hari Jumat.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan, jadwal permainan tersebut sudah diatur pelaksana yang dikoordinir seseorang yakni mulai Pagi sekira pukul 10.00 Wita hingga Malam hari berlangsung.

Aktifitas terselubung tersebut sudah lama berlangsung dan baru dilaporkan masyarakat setempat.

KAPOLRES TEGASKAN SIAP BERTINDAK

Menyikapi hal tersebut, Kapolres Pinrang AKBP Arif Suhartono, SH,SIK yang dikonfirmasi terkait hal itu mengaku akan bertindak tegas segala bentuk aktifitas terlarang Perjudian, termasuk Sabung Ayam.

“Terimakasih banyak informasinya. Kami tindaklanjuti segera,”singkat Kapolres Arif Suhartono, menjawab WhatsApp Media Ujungjari.com, Jumat (31/12/2021).

Hal senada dikemukakan Kapolsek Lembang, IPTU Bakri akan turun menindaklanjuti aktifitas Judi di wilayah kerjanya.

“Terimakasih informasinya, kami segera turun mengecek informasinya,”jawab IPTU Bakri singkat.

Sebelumnya, masyarakat Lembang mulai resah akhir-akhir ini dengan adanya aktifitas Judi sabung ayam tersebut.

Pasalnya, dugaan aktifitas terselubung itu mendatangkan kerumunan orang banyak, apalagi tidak ada sama sekali yang menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Bahkan, aktifitas keramaian judi tersebut, mengundang orang asing dari luar dan bukan penduduk asli
Desa Pakeng, kecamatan Lembang ini.

“Rata-rata yang datang itu orang asing dari luar daerah. Mereka juga berkerumun tanpa menerapkan Prokes pak. Ini sama sekali tidak mendukung program pemerintah memutus mata rantai penularan virus Covid-19, pak,”lontar salah warga Lembang yang tak ingin namanya di Mediakan. (Jaya)

Komentar Anda

Channel


Berita lainnya Berita

Populer Minggu ini

Arsip

To Top