PANGKEP, UJUNGJARI.COM — Cerita duka penumpang dan ABK dari kapal tenggelam Ladang Pertiwi diperairan selat Makassar disekitar laut Pulau Pammantauang di Kecamatan Liukang Kalmas kabupaten Pangkep, Kamis (26/5) lalu masih terasa pada diri korban selamat.

Dari 31 penumpang dan ABK yang dinyatakan selamat. Ternyata kondisinya sangat lemas karena sudah empat hari tiga malam terombang ambing ditengah laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada hari pertama dilakukan upaya pencarian, Jumat (27/5) ditemukan 17 penumpang selamat setelah terdampar di dua tempat berbeda. 10 orang dievakuasi ke Banjarmasin (Kalsel) dan 7 di Takalar ( Sulsel).

Dua hari kemudian, Minggu(29/5)  ditemukan lagi 14 tambahan penumpang dalam keadaan selamat. Meski dalam kondisi sudah lemas karena terkatung-katung selama empat hari di laut.

Para korban itu hanya makan apa yang terlintas didepannya dan mungkin sudah banyak minum air laut. Untuk bertahan agar tidak tenggelam. Ada yang tertolong nyawanya karena memegang pada serpihan kayu dan jerigen.

“Kondisi ini dialami beberapa orang dari 14 korban selamat,” kata Kapolsek Kalmas, AKP Rusli saat dikonfirmasi.

Upaya pencarian para korban kapal tenggelam oleh banyak pihak. Seperti yang terjadi pada Minggu tanggal 29 Mei 2022 sekitar jam 10.30 wita, bertempat di Taka Pitu sebelah utara perairan pulau Pammantauang berjarak 50 mil Desa Pammas Kecamatan Liukang Kalmas, telah ditemukan 10 orang korban selamat yang terdiri dari  penumpang, Nahkoda dan ABK Kapal KM. Ladang Pertiwi yang tenggelam di perairan selat Makassar oleh Kapal nelayan asal Pulau Jawa pada saat mencari ikan diperairan tersebut.

“Para korban tersebut bertahan untuk tetap mengapung dengan menggunakan potongan papan kayu kapal dan jerigen kosong pasca kejadian KM. Ladang Pertiwi tenggelam di perairan selat Makassar,” ujar Rusli.

Saat ini para korban tersebut, lanjut Rusli, sudah dibawa langsung kerumahnya masing-masing yang berada di Pulau Pammantauang dan Pulau Saliriang.

Ditambahkan Kapolsek.Kalmas ini.  Penemuan korban selamat terus berlanjut. Dari informasi melalui satelit radio dari kapal KRI dan Kapal MV. Pearl Orchid yang berhasil menemukan dan mengevakuasi 4 orang penumpang selamat KM. Ladang Pertiwi.

“Jumlah korban Kapal tenggelam KM. Ladang Pertiwi yang telah ditemukan dalam keadaan selamat  yakni berjumlah 31 orang dari total 49 orang yang terdiri atas Nahkoda, ABK dan Penumpang,” terangnya.

Keempat korban yang masih berada di kapal KRI dan Kapal Pearl Orchid yang saat ini menuju Kota Baru Kalimantan Selatan. (Udi)