BARRU, UJUNGJARI.COM — Kini anak muda kecamatan Soppeng Riaja memiliki pusat tongkrongan baru To Sipulung yang berlokasi di pelataran Ruko Pasar Mangkoso.

Pusat Foodcourt ini telah dilaunching Sabtu (28/5) malam oleh Bupati Barru, Suardi Saleh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tongkrongan To Sipulung ini awalnya diinsiasi Owner Aplikasi At Tausil, Rasyid Ridha yang intens meminta restu dan berkomunikasi dengan pemerintah daerah, melalui Bupati Barru Suardi Saleh.

Gagasan At Tausil ini direspon positif Suardi Saleh yang kemudian memberi restu untuk memanfaatkan area pelataran ruko pasar Mangkoso untuk disulap menjadi pusat foodcourt To Sipulung.

“Alhamdulillah, sejak awal aplikasi At Tausil kita bantu, mulai dari perijinannya sampai sekretariat, sehingga saya punya feeling, kalau To Sipulung layak ditempatkan di Ruko di  Pasar Mangkoso. Kita bersyukur karena area pelataran ini sudah bisa dimanfaatkan,” ucap Suardi.

Suardi merasa bersyukur dengan adanya To Sipulung, dengan harapan agar nilai minat untuk pemanfaatan penyewaan ruko oleh pengusaha sekitar akan meningkat dan arus pemulihan ekonomi berdampak pada kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat.

“Anak muda butuh kontinuitas, keberlanjutan terus menerus dan saya berharap selalu ada inovasi agar banyak yang tertarik datang, nanti kita akan berikan penerangan jalan dari luar sampai kesini, insya Allah, sebab tempat ini akan banyak manfaatnya,” terangnya.

Bupati dua periode ini kemudian menitip amanah untuk masyarakat Mangkoso, yang juga diketahui sebagai kota Santri dimana tempat Pondok Pesantren DDI berada.

“Selamat untuk masyarakat Mangkoso, selamat untuk kita semua, tempat ini milik kita bersama, mari kita jaga bersama,” pungkasnya.

Sebelumnya, Rasyid Ridha selaku pengelola dan inisiator dalam laporannya menyampaikan ungkapan syukur dan terima kasih atas perhatian dan kepercayaan penuh Pemda Barru.

“Terima kasih mempercayakan pengelolaan foodcourt to Sipulung ini kepada kami, Sekitar satu tahun yang lalu ketika kami kordinasi dengan Bapak Bupati terkait perkembangan aplikasi At-Tausil yang terkendala dalam pelaksanaannya salah satunya ialah karena tidak adanya kantor administrasi layanan center,” kata Rasyid.

Ditambahkan Owner At Tausil. Awalnya bapak Bupati menawarkan dua tempat untuk disewakan menjadi kantor At-Tausil pertama BTN Rachita dan kedua Ruko pasar Mangkoso.

“Saya lantas menjawab pilihan kedua sangat ideal kalau tempatnya di kawasan Ruko pasar Mangkoso dikarenakan aplikasi At-Tausil pertama kali dirintis dan beroperasi di Mangkoso,” tambahnya.

Rasyid juga menjelaskan bahwa pilihan mengisi Ruko Mangkoso, disertai amanah dari Bupati Suardi Saleh agar bisa lebih meramaikan sehingga ruko yang selama ini telah dipublikasikan untuk dapat dimanfaatkan namun kurang diminati, dapat aktif disewakan.

“Ditempat ini saya ingin menyampaikan langsung kepada Bapak Bupati Barru Alhamdulillah saya telah memenuhi harapanta,” ujar Rasyid Ridha.

Selain itu, Rasyid juga mengajukan harapan agar Lapangan yang ada disamping Pasar dapat menjadi pusat keramaian atau event kegiatan seperti 17 Agustusan maupun pasar malam.

“Mohon untuk diarahkan ke Lapangan Mangkoso sebagai pusat keramaian seperti 17 Agustusan atau pasar malam. Insya Allah kami berjanji akan berupaya untuk memproteksi permainan ketangkasan yang mengarah ke perjudian dalam rangka menjaga marwah Mangkoso sebagai kota santri di Kabupaten Barru bahkan di Sulawesi Selatan,” pungkasnya.  (Udi)