BARRU, UJUNGJARI.COM — Inovasi Pupuk Berimbang (Puber) sebagai karya Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Ir. Ahmad MM, dalam rangka implementasi proyek perubahan di daerah dilaunching Sekda Barru Abustan, AB di Aula DPMD, Jumat (17/6).
“Proyek perubahan ini akan menjadi inovasi baru yang dapat menolong dan membantu petani menekan dan mengurangi biaya Saprodi yang di keluarkan petani sekaligus membantu pemerintah dalam alokasi pupuk khususnya pupuk subsidi,” kata Ahmad.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mantan Sekretaris BKPSDM Barru ini menguraikan bahwa Pemda selalu mendorong peningkatan produktivitas dalam mewujudkan swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional, sementara kebijakan pembatasan pupuk dan alokasi pupuk khususnya pupuk subsidi di kurangi bahkan harganya meningkat sedangkan program Luas Tambah Tanam (LTT) berkembang walaupun diera Pandemi.
“Tujuan utama Puber adalah sebagai pedoman bagi petani memupuk tanaman di sawah yang nantinya dapat membuka android di aplikasi E-Puber mengenai kandungan unsur hara tanah terutama unsur makro seperti Nitrogen, fospor, kalium dan kandungan PH tanah,” urainya.
Dijelaskan jika inovasi ini dapat mengurangi biaya sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi akibat casity land meningkat.
“Kami akan mendorong penyuluh melalui BPP agar pemanfaatan PUTS (perangkat uji tanah sawah) dioptimalkan penggunaannya. Saat ini seluruh desa/ lurah sudah dilakukan pengambilan sampel uji tanah sawah dan kami sedang membuat aplikasi bernama E-Puber, Semoga kesejahtraan petani dapat di wujudkan,” pungkasnya.(udi)

