BARRU, UJUNGJARI.COM — Pondok Pesantren (Ponpes) Darud Dakwah Wal Irsyad (DDI) Mangkoso menggelar penamatan 1.389 Santri dan Santriwati ke-80 dan Wisuda Tahfidzul Quran di Gedung Olahraga (GOR) Kampus II Tonrongnge, Ahad (3/7).

Wisuda ini dihadiri sejumlah tokoh seperti Founder Bosowa Group HM Aksa Mahmud, Anggota Komisi V DPR RI H Muhammad Aras, Bupati Barru Suardi Saleh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Barru Suardi Saleh juga mengklaim dirinya sebagai alumni DDI, meski setingkat Diniyah.

“Alhamdulillah, saya memang tidak tamat di Pondok Pesantren DDI Mangkoso tetapi pernah sekolah di DDI Diniyah Lampoko, saya sudah disampaikan Anre Gurutta kalau saya katanya sudah alumni DDI,” ungkap Suardi.

Suardi merasa sangat bangga, Barru memiliki Pondok Pesantren DDI Mangkoso yang disebut juga Serambi Mesir yang sarat dengan ragam prestasi.

“Contoh saja pada  MTQ Tingkat Sulsel di Kabupaten Bone lalu berada di Posisi Juara 6, pesertanya dominan dari DDI Mangkoso. Bukan saja wakil Barru tetapi Kabupaten lain banyak kafilahnya dari DDI Mangkoso, saya bangga karena ada yang sempat protes, kenapa banyak  putra daerah bisa mewakili daerah lain, saya bilang justru harus bersyukur karena daerah kita banyak melahirkan qari dan qariah terbaik,” terangnya.

Bupati dua periode ini mengapresiasi kehadiran putra terbaik Barru, H.M Aksa Mahmud, Founder Bosowa yang demikian peduli terhadap perkembangan DDI Mangkoso, dan hadir diacara ini,  Dekan Fakultas Teknik Universitas Bosowa, guna membicarakan rancang bangun Masjid di Tonrongnge.

Bupati Barru mengatakan, rencana pembangunan Masjid Tonronge ini sudah dibicarakan saat di acara Peresmian Sekretariat Pondok Pesantren di Bekasi bersama Bapak Dewan Penasehat H.Aksa Mahmud dan Pimpinan Pondok Prof. Dr. Anregurutta H. Faried Wajdy, LC, MA  dan targetnya sebelum 2024 dapat rampung.

“Sekarang yang urgen adalah master plannya, disini H.Muhammad Aras dari Komisi V semoga bisa juga dibantu, Insha Allah kalau kita bersatu niatan ini akan segera tuntas,” ucap Suardi.

Dalam penamatan kali ini, ribuan santriawan dan santriwati Ponpes DDI Mangkoso dari 6 tingkatan, mulai dari RA, Mis, Madrasah I’Dadiyah Unit 1, SMP DDI, PDF Wustha dan PDF Ulya, telah berhasil menyelesaikan studi sesuai tingkatannya.

“Kecuali Wisuda Sarjana karena dilakukan secara terpisah jumlah Santri dan Santriwati yang ditamatkan pada tahun ini dari semua tingkatan sebanyak 1.389 orang,” ungkap Prof Faried Wajdy.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan DDI H.Aksa Mahmud yang membawa rombongan dari Fakultas Teknik Unibos, hadir bersama dipenamatan Santri serta bertujuan untuk meninjau lokasi rencana penyatuan tiga masjid yang ada dalam lingkungan Ponpes menjadi satu Masjid megah di Tonronge.

Bahkan, Founder Bosowa Corp yang Asli Putra Barru dan datang menggunakan Helycopter, dalam arahannya berharap agar selain Masjid, kelak dapat terbangun lapangan olahraga sepakbola dalam lingkungan Ponpes.

Selain dihadiri para tokoh seperti Founder Bosowa dan Anggota Komisi V DPR RI. Hadir pula Kepala Bina Mental Kodam XIV Hasanuddin Letkol Inf Kadir Tandiesak, unsur Forkopimda Barru, beberapa Kepala OPD Barru, Kepala Kemenag Barru, Pengusaha H.Abidin dan H.Karim, Ketua Dewan Pendidikan, Komisioner Baznas, Orang Tua Santri dan Donatur Pondok Pesantren DDI Mangkoso.  (Udi)