LUWU TIMUR, UJUNGJARI— Bidang Pertanian merupakan sektor kedua terbesar penyumbang pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Luwu Timur.

Dimana penyumbang pertama yakni dari sektor pertambangan kurang lebih 44%, sementara sektor pertanian menyumbang 23% ke PDRB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Luwu Timur, Budiman pada saat menghadiri Temu Wicara sekaligus Melaunching Mandiri Benih Padi Kabupaten Luwu Timur, di Desa Teromu Kecamatan Mangkutana, mengatakan kedua sektor tersebut merupakan penyumbang terbesar pendapatan untuk Luwu Timur.

“Jadi, kita luar biasa sekali di sektor pertambangan. Dulu sebenarnya lebih 50%, jadi ketika sektor ini terkontraksi minus, maka pertumbuhan ekonomi kita akan tonjol kebawah,” Kata Budiman, Kamis (07/07/22).

Ia pun bersyukur ketika pandemi Covid-19 melanda, pada sektor pertanian terkontraksi minus 0,25, dan tahun lalu sudah plus 4,19, dan itu menjadi kabar gembira bagi Lutim.

“Saya bersyukur waktu Covid-19 kemarin, pertanian ini terkontraksi minus, dan tahun lalu sudah plus 4,19, itu membahagiakan kita,” ujar Budiman. (*)