ikut bergabung

Melanggar, Tim Distaru Sidak Bangunan Homestay di Jalan Perintis Kemerdekaan Tamalanrea

Makassar

Melanggar, Tim Distaru Sidak Bangunan Homestay di Jalan Perintis Kemerdekaan Tamalanrea

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Tim Penertiban Ruang dan Bangunan Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Makassar, turun melakukan peninjauan lapangan terhadap bangunan yang melanggar di Komplek Ruko Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Tamalanrea Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Kamis (4/8/2022).

Mereka turun meninjau bangunan tersebut sebagai tindak lanjut laporan yang masuk, terkait bangunan Homestay yang melanggar di daerah itu.

Kepala Bidang Penertiban Ruang dan Bangunan Distaru Makassar,
Andi Akhmad Muhajir S.STP, dengan tegas mengatakan, bangunan home stay berlantai tiga itu melanggar dan harus ditindak tegas. Mereka belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

Parahnya lagi, mereka menambah ruang bangunan memanjang di depan Ruko yang merupakan space parkir. “Iya betul, saya bersam tim trantib kecamatan Tamalanrea baru saja turun meninjau bangunan itu. Hasil peninjauan kami di lapangan, mereka tidak bisa menunjukkan izin bangunannya. Pelanggaran lainnya, mereka menambah bangunan di depan,” kata dia.

“Makanya kami minta mereka stop untuk sementara sebelum memperlihatkan semua dokumen perizinannya. Kalau tambahan bangunannya di depan itu tidak bisa, harus dibongkar,” ujar Andi Akhmad Muhajir kepada ujungjari.com, Kamis (4/8).

Selain bangunan Homestay yang disinyalir belum berizin. Mereka juga melanggar karena menambah bangunan di depan bangunan utama. Mereka menambah bangunan di depan (Lokasi parkir) dengan menggunakan rangka besi baja. “Pelanggaran itu, tidak boleh ada tambahan bangunan didepan apalagi membuat ruang di lokasi parkir. Saya melihat tadi, mereka mau buat skat-skat ruangan di depan. Mestinya itu space parkir, bukan untuk bangunan (Ruang),” ujarnya.

“Saya suruh bongkar itu bangunan di depan. Tidak boleh ada penambahan bangunan di depannya. Kalau hanya kanopi-kanopi biasa untuk parkir tidak adaji masalah. Tapi untuk membuat kafe atau warkop didepannya tidak boleh,” kata Andi Akhmad Muhajir.

“Hari Senin pemilik bangunan mau datang ke kantor, katanya mau datang mempetlihatkan dokumen izinnya. Kami mau lihat dokumen apa yang mereka miliki. Kalau tidak ada izinnya kami akan tindak tegas. Yang pasti, tambahan bangunannya itu tidak boleh, harus dibongkar,” tegasnya.

Kepala Seksi Trtantib Kecamatan Tamalanrea, Andi Zakaria, S.STP, menambahkan, pembangunan Homewtay di kompleks Ruko deretan NTI itu pelanggaran berat. Apalagi mereka tidak bisa menunjukkan izin bangunannya.

Laman: 1 2



Komentar Anda

Berita lainnya Makassar

Populer Minggu ini

Arsip

To Top