MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Forum Pemerhati Olahraga melakukan aksi demonstrasi di arena Rakerprov KONI Sulsel di Hotel Royal Bay Makassar, Sabtu (13/6/2026).

Mereka memprotes kebijakan KONI Kota Makassar yang mengintervensi terhadap kepengurusan cabang olahraga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jenderal lapangan Ikram Widal mengatakan KONI Makassar melakukan politisasi olahraga dengan cara tidak mengeluarkan rekomendasi kepengurusan terhadap beberapa cabor yang sudah melakukan musyawarah olahraga kota (Muskot).

Ikram menyebut dua cabor yang ‘dicekal’ KONI Makassar. Kedua cabor itu adalah catur dan bridge.

“Dua cabor ini sudah muskot. Dan muskotnya dibuka pengurus provinsi. Tapi SK tidak terbit karena KONI Makassar tidak mau keluarkan rekomendasi,” katanya.

Secara khusus pengunjuk rasa juga menyoroti personel kepemimpinan Ketua KONI Makassar, Ismail. Ini ditandai dengan mundur berjamaahnya belasan pengurus KONI Kota Makassar.

Di halaman hotel, pengunjuk rasa juga membentangkan spanduk berisi kecaman terhadap KONI Kota Makassar.

Pengunjuk rasa diterima Wakil Ketua KONI Sulsel, Herman Hading. Herman mengapresiasi penyampaian aspirasi komunitas pencinta olahraga Makassar.

Herman berjanji akan menyampaikan aspirasi ini ke KONI Makassar. Herman menyarankan agar cabor dan KONI Makassar membangun komunikasi agar bisa menyelesaikan persoalan ini dengan baik.  (Rls)