MAKASSAR, UJUNGJARI – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Maros yang kabur beberapa hari lalu, hingga saat ini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Maros, Tubagus Chaidir semakin mengintensifkan koordinasi dengan aparat kepolisian serta TNI untuk melacak keberadaan buronan. Termasuk berkoordinasi dengan sejumlah pihak dan menyebar foto buronan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tubagus Chaidir membantah keras adanya isu yang melansir dirinya melarang jurnalis mempublis kaburnya tahanan lapas.
Menurut dia, warga binaan lapas yang kabur bukan dalam Lapas melainkan Curve luar yang mana tahanan diberikan kebijakan dan kepercayaan untuk bekerja di luar karena masa penahanannya sisa tiga bulan.
“Demi Allah, kabar yang menyebut saya melarang wartawan mempublis berita, itu adalah fitnah. Untuk apa saya melarang dan tutup tutupi, saya sudah laporan ke atasan bahkan sudah jumpa pers di Maros, ada 14 media yang hadir, sehari setelah kejadian’’ tukasnya.
Tubagus Chaidir juga sangat menyayangkan WBP yang kabur. Padahal masa penahanannya sisa tiga bulan. Dia menilai tindakan kabur itu adalah hal yang bodoh dikarenakan kebijakan yang diberikan untuk bekerja di luar Lapas seperti Berkebun, berternak dan mencuci itu semua mendapatkan gaji namun disia siakan.(ramli)

