MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Pengelola asrama Disnaker Sulsel di Jalan Kapasa Raya, Kecamatan Tamalanrea, kota Makassar, terus berbenah.

Selain menggenjot kebersihan dan penataan lingkungan, pengelola juga mengoptimalkan sistem keamanan lingkungan warga asrama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulyadi selaku pengelola asrama mengatakan, pihaknya akan terus menjaga kebersihan dan penataan asrama. Selain itu, keamanan dan ketertiban warga asrama juga harus terus dioptimalkan.

“Terkait masalah kebersihan, kami pengelola dan warga asrama rutin melaksanakan kerja bakti setiap minggu pagi. Kami juga minta penghuni asrama agar senantiasa menjaga kebersihan kamar masing-masing,” kata Mulyadi.

Yang utama, lanjut Mulyadi adalah masalah kemananan dan ketertiban asrama dan lingkungan sekitarnya.

Ia menilai Kantibmas adalah hal yang sangat penting. Untuk itu, pengelola dan penghuni asrama siap berkolaborasi dengan warga sekitar dalam menjaga keamanan lingkungan. Salah satunya caranya dengan mengaktifkan kembali siskamling dalam asrama.

Selain itu, kami akan memperketat aturan dalam asrama. Setiap penghuni asrama harus tertib dan wajib mengikuti aturan. “Kalau ada penghuni asrama yang tidak mau diatur, kami kasih keluar. Pokoknya tidak ada kompromi, yang melanggar harus tinggalkan asrama,” tegas Mulyadi.

“Kami juga akan massifkan koordinasi dengan pemerintah setempat, Lurah, ketua RT dan RW, termasuk Binmas dan Babinsa kelurahan Kapasa Raya, serta semua elemen warga lainnya, demi menciptakan lingkungan aman dan damai,” pungkasnya.

Ia berharap kedepan, tidak ada lagi gangguan Kamtibmas di lingkungan asmara dan sekitarnya. “Kejadian baru-baru ini cukup sebagai pengalaman, dan tidak akan terulang lagi. Intinya, kami akan perbaiki sistem keamanan di asrsma, kami mau perketat aturan,” ujar dia.

Menurut Mulyadi, peristiwa pembusuran oleh kelompok geng motor di depan asrama Disnaker adalah orang luar, dan tidak melbatkan penghuni asrama. “Yang kejadian baru-baru itu, orang dari luar yang datang menyerang. Mereka datang malam-malam bikin rusuh. Di dalam asrama aman-aman saja, tertib dan damai. Orang luar ji itu, suka bikin onar,” katanya. (drw)